Upacara Hari Raya Kuningan & Ngenteg Linggih Pura Kerti Bhuana Way Lunik

Lampung Terkini
26/07/2015 07:00:00
2988
Upacara Hari Raya Kuningan & Ngenteg Linggih Pura Kerti Bhuana Way Lunik


Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang dalam hal ini diwakili oleh asisten 3 bidang kesra Elia Mochtar menghadiri perayaan hari raya kuningan dan upacara Ngenteg Linggih di pura Kerti Bhuana Way Lunik Provinsi Lampung siang tadi.
 
Ketua panitia Upacara Ngenteg Linggih Putu Surate Adnyana dalam sambutannya menyampaikan bahwa upacara Ngenteg Linggih (pemantapan tempat suci) adalah upacara yang baru pertama kali dilaksanakan di pura Kerti Bhuana dan akan dilaksanakan kembali dalam periode 25 sampai dengan 30 tahun sekali. Pada kesempatan tersebut Putu yang mewakili panitia pelaksana dan umut menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan Gubernur Lampung sehingga pelaksanaan upacara ngenteg linggih yang dilaksanakan kemarin (25/7) dapat terlaksana dengan lancar. Putu juga mengharapkan agar umat Hindu di provinsi Lampung dapat menjunjung nilai-nilai kearifan lokal yang ada di lingkungan masyarakat sehingga umat Hindu di provinsi Lampung dapat terus hidup berdampingan dengan yang lain. Dia juga menghimbau agar umat Hindu di Provinsi Lampung dapat mendukung dan ikut serta mensukseskan jalannya pemerintahan dibawah kepemimpinan bapak Ridho Ficardo.
 
Pada kesempatan yang sama, Ketua PARISDHA Provinsi Lampung Nengah Maharta juga menyampaikan hal senada. Nengah menambahkan bahwa keberadaan Umat Hindu di Lampung harus menjadi kekuatan yang dapat secara bersama-sama membangun demi kemajuan provinsi Lampung. Nengah Maharta juga sempat membacakan ucapan selamat hari raya kuningan yang disampaikan oleh Gubernur Lampung Ridho Ficardo melalui akun Instagramnya. "Meskipun pak Gubernur secara fisik tidak dapat hadir ditengah-tengah kita, tetapi saya sudah mendapatkan pesan dari beliau kepada seluruh umat hindu. Jika dapat saya bacakan, seperti ini ucapan beliau kepada seluruh umat hindu : Selamat Hari Raya Kuningan untuk seluruh Umat Hindu yang merayakan. Bagi umat Hindu yang berada di Provinsi Lampung saya ucapkan selamat melaksanakan upacara Ngenteg Linggih di Pura Kerti Bhuana Way Lunik, Panjang. Semoga Upacara yang dilaksanakan bersamaan dengan perayaan hari raya Kuningan ini dapat berjalan dengan lancar", tutur Nengah yang disambut tepuk tangan oleh umat yang hadir.
 
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh asisten 3 bidang kesra Elia Mukhtar, Gubernur menyampaikan bahwa sebagaimana diketahui Pura sebagai titik pusat konsentrasi umat Hindu disamping merupakan sarana untuk meningkatkan dan memantapkan sraddha dan bhakti umat Hindu kepada Tuhan Yang Maha Esa, adalah juga sebagai sarana mempererat persaudaraan sesama umat Hindu apa pun latar belakang etnisnya, memajukan pendidikan dan usaha-usaha yang bersifat sosial budaya keagamaan.
 
Dengan berdirinya sebuah pura, umat Hindu akan lebih dekat mengenal sesama umat di sekitarnya, dan sebagai sarana pendidikan dan sosial keagamaan, maka seseorang dapat mengenal dan memahami aktivitas ritual dan seni sakral yang berlangsung secara periodik di pura tersebut, demikian pula sebagai sarana pendidikan, sangat berguna untuk memajukan pendidikan agama Hindu, utamanya pendidikan yang bersifat spiritual. Oleh karena itu, saya menyambut baik dan mengapresiasi dilaksanakannya Upacara Ngenteg Linggih Pura Kerti Bhuana Way Lunik Provinsi Lampung.
 
Kehidupan beragama di tanah air kita, khususnya di daerah Lampung menempati prioritas utama, serta mendapat perhatian yang cukup besar, baik dari sisi pembangunan fisik materil maupun mental spiritual. Hal ini disebabkan kehidupan beragama merupakan faktor yang menentukan dalam pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor baik ekonomi, politik, sosial dan budaya.
 
Ini artinya, keyakinan serta nilai-nilai agama yang dianut oleh masyarakat diharapkan mampu menjiwai dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan kata lain, ajaran dan nilai-nilai agama harus menjadi pedoman dan tuntunan dalam kehidupan sehari-hari.
 
Oleh karena itu keberadaan lembaga keagamaan yang dimiliki oleh masyarakat Hindu, diharapkan benar-benar mampu memberikan tuntunan kepada para penganutnya secara baik, sehingga pengetahuan agama yang diperoleh dirasakan sangat bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat.
 
Dalam sambutan Gubernur, disinggung juga terkait insiden yang terjadi di Tolikara Papua. Gubernur menyampaikan bahwa Forum Komunikasi Umat beragama (FKUB) Provinsi Lampung beserta unsur pemprov Lampung dan Forkopimda telah mengadakan pertemuan dan sekaligus bersilahturahmi dengan unsur masyarakat terkait. Dalam pertemuan tersebut, FKUB yang merupakan perwakilan dari seluruh umat beragama menyatakan beberapa hal :
 
1. Menyesalkan dan mengutuk insiden di Tolikara Papua.
 
2. Mendesak kepada aparat penegak hukum agar mengusut dengan tuntas hingga ke akar masalah yang ada.
 
3. Menghimbau kepada seluruh tokoh dan umat beragaman di Provinsi Lampung agar tetap menjaga suasana yang kondusif, tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan kekerasan serta menjaga ketertiban di daerah Lampung
 
Untuk itu, melalui kesempatan yang baik ini, saya mengajak seluruh umat Hindu baik yabg hadir di tenpat ini maupun yang tidak sempat hadir, untuk senantiasa menjaga kerukunan kehidupan beragama, baik antar sesama umat beragama maupun antar umat beragama dengan pemerintah, sehingga kondisi kamtibmas di Lampung aman, damai dan sejahtera. (GD)