TPHD Lampung Tinjau Jemaah Haji Kloter 44
Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Provinsi Lampung mengunjungi calon jemaah
haji kelompok terbang (Kloter) 44 di penginapannya di kawasan Shisyah --sekitar dua kilometer dari
Masjidil Haram, Minggu (20/8).
TPHD Provinsi Lampung Kloter 44, Ahmad Rofain, Ali Imron, bersama Ketua Kloter 44 Haji Fauzan, dan tim
medis, mengunjungi calon jemaah haji beberapa waktu setelah jemaah tiba di Mekah dan menyelesaikan ibadah umroh."Kami memantau kondisi jemaah, terutama dari sisi kesehatan. Alhamdulillah, kesehatan semua jemaah dalam kondisi baik," ujar Ali Imron, Minggu (20/8) malam.
Umumnya penyakit jemaah diderita oleh mereka yang berusia lanjut, itu pun karena kelelahan setelah
menempuh pejalanan panjang. MIsalnya, kata dia, Bambang Widodo yang direkomendasikan oleh dokter untuk istirahat karena tensi darahnya naik.
Ali Imron yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung ini mengimbau jemaah haji untuk menjaga kesehatan,
tidak memforsir atau melakukan ibadah secara berlebihan.
"Makan teratur. Untuk sementara, selama di Tanah Suci, abaikan soal selera. Nikmati menu yang ada. Selain itu, jemaah juga harus istirahat yang cukup agar kondisi tubuh tetap fit dan sehat," katanya.
Menurut dia, menjaga kesehatan sangat penting karena jemaah masih akan tinggal cukup lama, sekitar 40 hari di Tanah Suci. "Ibadah haji membutuhkan kesehatan fisik karena hampir semua ritual haji menguras tenaga. Seperti towaf, sai, dan wuquf di Arafah," jelasnya.
Sementara dari sisi pelayanan terhadap jemaah, terutama fasilitas penginapan dan menu makanan, politisi asal Lampung Timur ini menilai baik. "Kamar menginap jemaah semuanya dilengkapi AC -- pendingin udara.
Nyamanlah untuk istirahat jemaah," katanya.
Kloter 44 merupakan jemaah haji asal Bandarlampung berjumlah 391 orang. Berangkat dari Lampung pada
Jumat, 18 Agustus 2017. Setelah transit di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, jemaah menuju Tanah Suci pada Sabtu (19/8) pukul 02.00 dan tiba di Jedah, Arab Saudi pada pukul 12.30 Wib. (HD)