Tim Pemprov Percepat Pembangunan Tol
Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan konsultasi publik untuk penetapan lokasi (Panlok) tol Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggibesar disejumlah daerah.
Ketua Tim II persiapan Pembebasan Lahan Tol ruas Bakauheni-Terbanggibesar, Tauhidi mengatakan, panlok ini akan dilakukan di sejumlah titik yang sudah diukur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) bersama karya-karya BUMN."Tim sosialisasi dan pembebasan lahan menargetkan lokasi tersebut dalam status penetapan lokasi (penlok) pada pekan ini," kata Tauhidi, Selasa (9/6).
Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Lampung ini, menyebutkan tiga dari empat lokasi sudah dalam status penlok dan dalam proses pengukuran ulang Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung masing-masing kabupaten.Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, mempercepat penetapan lokasi tol Sumatera agar proses pembebasan lahan dan proses pembangunan fisik bisa segera dimulai.
Menurutnya, dari empat lokasi yang telah ditetapkan tiga diantaranya sudah dalam status penlok dan satu lokasi masih dalam proses konsultasi publik. Saat ini, tim pembebasan lahan tol masih menyelesaikan satu titik lokasi di sekitar Terbanggibesar Lampung Tengah. "Bakal lokasi yang masih dalam proses penetapan adalah sepanjang 9,2 kilometer dari total 14,9 kilometer," jelasnya,Lokasinya mencakup tiga kecamatan, yakni Trimurjo, Gunung Sugih, dan Bumi Ratu Nuban. Tim sosialisasi masih melakukan konsultasi publik di wilayah ini sejak pekan lalu.
Tauhidi menjelaskan, konsultasi publik adalah proses sosialisasi pembangunan kepada pamong dan masyarakat sebelum proses penlok ditetapkan.Sementara itu, tiga titik lokasi lainnya sedang diukur ulang oleh BPN untuk penentuan harga. Ketiga lokasi yang sudah dalam penlok adalah Bakauheni sepanjang 8,9 kmr, Sabah Balau 2,9 km, dan Pesawaran 10 km.
Pembangunan tol Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggibesar baru akan dimulai begitu peroses ganti rugi sudah mulai dilaksanakan.Tim percepatan sosialisasi dan pembebasan lahan Pemprov Lampung sudah memastikan penlok pembangunan tol Sumatera di empat titik utama, yakni Bakauheni dan Sabah Balau di Lampung Selatan. Kemudian, Tegineneng di Pesawaran, dan Terbanggi Besar di Lampung Tengah.
Proses penetapan dan sosialisasi keempat lokasi tersebut dikerjakan oleh dua tim bentukan Pemprov Lampung. Tim pertama bertanggungjawab untuk penetapan lokasi tol di Lampung Selatan, dan tim dua untuk Kabupaten Pesawaran dan Lampung Tengah.
"Hingga sekarang baru tiga dari empat bakal lokasi tol yang sudah dalam penetapan lokasi," tambah Tauhidi.
Pembangunan tol Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggibesar sepanjang sekiatr 140 km itu nantinya akan disambung dengan tol Terbanggibesar-Palembang dengan total panjang tol Bakauheni-Palembang 256 km dengan biaya sekitar Rp40-45 triliun. (HD)