Tatap Muka Panglima TNI dan Forkopimda Lampung
Setelah mengisi seminar umum di GSG Unila, Panglima TNI Moeldoko langsung menuju Balai Keratun lantai III, Pemerintahan Provinsi Lampung. Dalam rangka silahturahmi bersama Forkopimda Provinsi Lampung, tokoh adat dan tokoh masyarakat Lampung, selasa (19/5/2015).
Dalam sambutanya Ridho Ficardo menyampaikannya kepada Panglima bahwa Lampung mempunyai posisi geostrategis dan mempunyai kunggulan komparatif dan hari ini masih berjuang untuk mengubahnya menjadi keunggulan kompetitif.
Dan Pemerintah Provinsi Lampung terus mendukung pembangunan industri pertahanan strategis. Salah satunya dengan terbangunnya kapal untuk mengangkut main battle tank yang pertama di Indonesia, dan akan beroperasi satu-dua bulan kedepan.
"Provinsi Lampung juga mendukung pembangunan industri pertahanan strategis, salah satu karya monumental dari Provinsi Lampung yaitu terbangunya kapal rediksi tank untuk mengangkut main battle tank yang pertama untuk Republik Indonesia dibangun di Lampung, di daerah Teluk yang akan beroprasional pada satu-dua bulan kedepan."
Gubernur menyampaikan akan terus menyambut pembangunan kekuatan militer yang kini telah memasuki masa-masa yang baik, dengan berhasilnya membangun fungsi pencegahan di kawasan, dengan terbangunnya tank tempur pertama, dan menjadi kebanggaan Lampung karna kapal angkutnya berasal dari Lampung.
"Kami Provinsi Lampung memiliki kebanggan karena di tanah kamilah kapal angkutnya dibangun. Karena main battle tank tidak akan memiliki fungsi deterrence apapun terhadap kawasan bila tanpa kapal angkut, karena tidak akan bisa diberangkatkan." Ujar Gubernur.
"dan kami berkomitmen akan terus mendukung industri pertahanan strategis nasional agar terus dibangun di daerah Lampung ini." lanjut Gubernur.
Dan dalam kesempatan ini Gubernur berkomitmen akan mendukung dan terus membuka peluang serta kesempatan kepada TNI untuk juga membangun kekuatannya di Lampung yang memiliki daerah cukup strategis.
Selain itu Gubernur mengucapkan terimakasih atas dukungan TNI yang ikut membantu dalam program nasional swasembada pangan. Dan Lampung menjadi salah satu ujung tombak dengan ditargetkanya kenaikan 1 juta ton gabah kering giling. Gubernur harapkan dukungan penuh TNI, salah satunya melalui babinsa yang dalam hal ini sebagai idle capacity.
Gubernur juga mewanti-wanti agar kita semua terus menjaga keamanan Lampung terutama ketika menjelang Pilkada serentak di Provinsi Lampung kelak.
Gubernurpun menghimbau agar SKPD melakukan kordinasi aktif ke pemerintah pusat sehingga mampu melakukan pembangunan-pembangunan besar walaupun anggaran yang dimiliki tidak terlalu besar.
"Saya menghimbau agar SKPD melakukan kordinasi aktif dan menyeluruh agar pemerintah pusat atau kementrian banyak melakukan pembangunan di tanah Lampung, goverment spending, melakukan pembangunan-pembangunan besar." Jelas Ridho.
Ia melanjutkan "walaupun anggaran yang kita miliki tidak sampai 5 Triliun. Namun langkah-langkah awal kordinasi ini sudah cukup baik karna pemerintah pusat kedepannya berkomitmen untuk melakukan pembangunan ditanah Lampung yang mencapai puluhan triliun di tanah Lampung."
Panglima TNI Moeldoko dalam kesempatannya menyampaikan agar kiranya prajurit TNI mendapat bimbingan dan arahan, bila perlu ditegor agar bertugas sesuai aturan, budaya, dan tradisi di sesuai daerah bertugas.
"saya menitipkan kepada warga masyarakat Lampung, agar kiranya prajurit TNI terus mendapat bimbingan,arahan, bahkan bila perlu ditegor, agar mereka betul-betul berjalan sesuai dengan aturan, sesuai tradisi dan budaya yang berjalan di daerah ini." Himbau Panglima.
"Dan saya sampaikan juga diberbagai kesempatan agar prajurit TNI harus rendah hati. Prajurit sekarang harus bisa memahami apa yang sesungguhnya diharapkan oleh rakyat. Karna Prajurit TNI adalah miliknya rakyat Indonesia." Pungkasnya. (RA)
Copyright Foto : I Gede Setiyana
Salam
Tim Media M. Ridho Ficardo