Sinergi Pembangunan Infrastruktur
Salah satu keberhasilan Gubernur Ridho Ficardo dalam pembangunan infrastruktur adalah kemampuannya menjalin komunikasi dan sinergi yang harmonis dengan pemerintah pusat. Prinsipnya adalah membangun tanpa membebani anggaran Provinsi Lampung, dan tidak membebani rakyat Lampung khususnya. Sehingga banyak Program Strategis Nasional yang dibawa masuk ke Lampung Sebagai provinsi yang menjadi Pintu Gerbang Sumatera dampak dari pendekatan-pendekatan Gubernur Ridho.
Hasilnya saat ini, Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo memberikan kepercayaan dan misi khusus kepada Gubernur Ridho untuk membantu kelancaran program kerja nasional, khususnya yang melibatkan Provinsi Lampung sebagai pelaksana teknis programprogram tersebut.
Beberapa di antara program nasional yang juga diemban realisasinya oleh Pemerintah Provinsi di bawah Gubernur Ridho Ficardo adalah sebagai berikut:
• Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera: Segmen Bakauheni – Terbanggi Besar (140,7 Km), dan Segmen Terbanggi Besar – Pematang Panggang (112 Km).
• Pengembangan Kawasan Industri Lampung.
• Perbaikan sistem penyeberangan (sailing time) Merak-Bakauheni.
• Revitalisasi Bandara Raden Intan II dan pembangunan Jaringan Intermoda Terpadu di Bandara Raden Inten (sky bridge) menuju Bandara Internasional dan Embarkasi Haji.
• Pembangunan Bendungan Sukoharjo (Way Sekampung) Kabupaten Pringsewu, Bendungan Sukaraja III (Margatiga) Kabupaten Lampung Timur, dan usulan perbaikan Waduk Way Rarem, Way Jepara, dan Batutegi, OP Bendung Argoguruh.
• Keberlanjutan pembangunan ITERA dan Pusat Olahraga Daerah.
• Ketahanan energi daerah Lampung.
• Pembangunan Rel Kereta Api Short Cut Rejosari – Tarahan sepanjang + 26 Km, dan pembangunan Double Track Kereta Api Cempaka – Rejosari sepanjang + 77,8 Km.
Gubernur Ridho Ficardo dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung mengajak masyarakat dan seluruh elemen untuk bahu membahu bersama-sama membangun Lampung, menuju Lampung Maju dan Sejahtera. Ayo Berbakti Untuk Lampung.