Siaga Banjir
Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG DR. Yunus S. Swarinoto, M.Si, Sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam puncak musim hujan sehingga peningkatan intensitas curah hujan masih terjadi. Dengan potensi curah hujan tinggi pada periode bulan Februari ini, maka potensi hujan lebat harian dapat meningkatkan peluang terjadinya bencana Hidrometeorologi. Meskipun demikian, frekuensi hujan yang cenderung meningkat ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lokal. Sedangkan secara umum sejak bulan Januari tidak terdapat fenomena cuaca global yang signifikan seperti Indian Ocean Dipole (IOD), seruakan dingin, maupun gelombang tropis yang hampir seluruhnya dalam kondisi netral. Sehingga pada periode kali ini sangat perlu memperhatikan perkembangan dinamika cuaca lokal dan regional.

Diperkirakan potensi hujan akan meningkat dalam beberapa hari kedepan, khususnya di wilayah pantai barat Sumatera, Sumatera bagian utara, Sumatera bagian selatan, Bengkulu, Riau, Lampung, Banten, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi bagian Tengah, Sulawesi bagian Selatan, dan sebagian besar Papua.
Terkait dengan hal tersebut, masyarakat diharapkan tetap mewaspadai potensi peningkatan curah hujan yang dapat disertai angin kencang dan berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang maupun genangan.
Di Provinsi Lampung sendiri pada Senin malam (20/2/2017) turun hujan dengan intensitas lebat membuat sejumlah daerah terjadi banjir.
Berdasarkan laporan yang masuk di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung, ada lima daerah yang terjadi banjir yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Timur, Pesawaran, dan Pringsewu.
Menyikapi hal tersebut menurut Kabid Banjamsos Dinas Sosial Provinsi Lampung Maria Tamtina telah didistribusikian bantuan kebeberapa lokasi yang terkena banjir berupa selimut, matras, pakaian, tenda gulung, family kit dan sebagainya. (Ppid-Dinsos).