Ribuan Masyarakat Saksikan Parade Budaya

Lampung Terkini
01/09/2014 07:00:00
1772
Ribuan Masyarakat Saksikan Parade Budaya

BANDARLAMPUNG - Ribuan masyarakat menyaksikan Parade Budaya Lampung Culture dan Tapis Carnival IV Festival Krakatau XXIV Tahun 2014 sebagai puncak penutupan rangkaian Festival Krakatau (FK) 2014.

Hadir dalam acara,wakil menteri (Wamen) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar dan bupati dan wali kota serta para pejabat dilingkungan pemerintah provinsi Lampung.

Parade Budaya yang dilaksanakan hari ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Krakatau XXIV Tahun 2014. Kita ketahui, bahwa Festival Karakatau sudah menjadi agenda nasional dan rutin dilaksanakan setiap tahunnya,juga merupakan ajang mempromosikan potensi kepariwisataan di Provinsi Lampung,kata gubernur Lampung M Ridho Ficardo dalam sambutannya.

" Ya, pemerintah Provinsi Lampung telah menyusun Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (RIPP) Provinsi Lampung dan menetapkan 7 Kawasan Wisata Unggulan (KWU) sebagai Fokus pengembangan destinasi wisata "ujar Ridho,Minggu (318).

Kita tahu, kawasan gunung anak krakatau(GAK),memiliki keindahan dan pemandangan alam bawah laut yang eksostik,kawasan wisata Way Kambas dengan pusat latihan gajah dan konservasi badak Sumatra,wisata bahari Krui dan pantai Tanjung setia dengan ombak yang dinyatakan surga bagi peselancar,ekowisata Teluk Kiluan dengan dolpin tour dan juga ikan blue marlin,kawasan wisata Bandarlampung sebagai etalase pariwisata dan budaya Lampung,kawasan wisata menara siger sebagai Icon bagi provinsi Lampung sekaligus titik nol pintu gerbang pulau Sumatra, ini yang akan menjadi prioritas pengembangan,tambahnya.

Menurut Ridho, kewajiban kita bersama untuk menjaga, memberdayakan, membina, melestarikan dan mengembangkan, seni budaya sehingga dapat berperan dalam upaya menciptakan masyarakat yang memiliki jati diri, berakhlak mulia, berperadaban dan mempertinggi pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai luhur seni dan budaya,ajaknya.

" Festival Krakatau yang diselenggarakan ini harus dapat memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat, dunia pariwisata serta menjadi puncak kreativitas bagi para seniman Lampung untuk menampilkan karya-karya terbaiknya " harapnya.


Saya bangga ada tamu tamu dari provinsi lain seperti,Mimika Irian jaya,Yogyakarta dan juga semua kabupatenkota yang ikut menampilkan khas daerah masing masing,maka itu,jangan jadikan sebagai acar seremonial saja,tandasnya.

Sementara,kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Lampung Herlina Warganegara mengatakan, parade budaya dan karnaval tapis ini merupakan puncak dari rangkaian Festival Krakatau, pawai budaya dan karnival tapis ini yang di nanti nanti masyarakat dan para turis,karna Lampung memiliki seni khas tapis yang bisa kita banggakan,ujarnya.
         
"Keragaman budaya Indonesia akan tampak terlihat pada saat ditampilkannya rombongan parade budaya yang ada di pelosok Nusantara," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Lampung Herlina Warganegara.
         
Ia mengatakan bahwa dengan menggunakan pakaian adat yang ditampilkan oleh setiap kontingen parade, mereka akan melakukan performa dari budaya yang berkembang di daerahnya masing masing.
         
Menurutnya, parade itu menjadi daya tarik bagi masyarakat pengunjung karena tim kebudayaan dari Provinsi Papua dan Yogyakarta, turut mengirimkan utusan untuk menyemarakkan kegiatan ini.
         
Sedangkan untuk Lampung yang menyuguhkan karnaval kain tapis, lanjutnya, panitia akan menghadirkan desainer muda Lampung (Zhea) beserta hasil karya rancangannya.
         
"Macam-macam hasil karya budaya juga akan ditampilkan seperti pusaka Lampung berupa pakaian kulit kayu beserta punggawa yang mengawal Gubernur M Ridho Ficardo pada acara tersebut," katanya.
         
Mantan kepala biro Mental dan Spiritual itu, menambahkan bahwa Lampung Karnaval Tapis ini merupakan sebuah uapaya pemerintah dalam menggeliatkan produksi dan penggunaan produk kerajinan budaya Lampung, baik pada para perajin maupun masyarakat sebagai konsumen.
         
Menurutnya, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Aprilani Yustin Ficardo, dirinya ingin mengembangkan kain tapis tidak hanya digunakan oleh kalangan menengah ke atas.
         
"Saya mengharapkan kain tapis dan produk kerajinan seni budaya Lampung lainnya dapat dijangkau oleh semua kalangan," katanya.
         
Ia juga ingin mendorong upaya kerjasama antarperajin di Lampung dengan daerah lainnya yang memproduksi bahan baku kain tapis. Sehingga ketergantungan terhadap bahan baku impor pastinya akan menekan harga produksi perajin dalam membuat karya karyanya.
         
Selain itu, Dekranasda juga akan mendorong perajin untuk membuat produk yang dapat dijangkau oleh masyarakat luas dan membantu dalam pemasarannya,pungkasnya.