Rapat Paripurna HUT Lampung ke-51
Rabu (18/3/2015) tepat pada tanggal 18 maret, Lampung merayakan hari jadinya. Pada pagi ini digelarlah "Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Provinsi Lampung ke 51 Tahun 2015", di Gedung DPRD Provinsi Lampung.
Gubernur, Wakil Gubernur beserta Forkopimda, mengikuti acara Kirab adat. Dimana Gubernur dan rombongan yang mengenakan pakaian adat Lampung ini, diarak dari Kantor Gubernur menuju gedung DPRD.
Rapat Paripurna ini dihadiri langsung oleh Gubernur, Wakil Gubernur, Forkopimda, Ketua dan Anggota DPRD Lampung, Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Rektor perguruan tinggi, tokoh adat masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Hadir pula pada Rapat Paripurna kali ini Ketua MPR RI yang juga berasal dari Lampung Zulkifli Hasan.
Gubernur membuka sambutannya dengan ucapan selamat atas hari jadi Lampung ke-51. "Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan selaku pribadi, saya mengucapkan dirgahayu kepada seluruh masyarakat Lampung. Semoga melalui kebangkitan 51 tahun Provinsi Lampung “Sai Bumi Ruwa Jurai” ini, terus kita tingkatkan persatu-an dan kesatuan, sekaligus terus membangun di berbagai aspek kehidupan menuju terwujudnya Provinsi Lampung yang kita cita-citakan."
Gubernur juga menghimbau agar HUT Lampung menjadi sarana evaluasi, intropeksi dan koreksi dalam jalannya Pemerintahan. "Setiap kali peringatan HUT Provinsi Lampung, tentunya kita perlu melakukan evaluasi, koreksi dan introspeksi terhadap berbagai keberhasilan maupun capaian yang belum optimal dalam pelaksanaan pembangunan Lampung yang terus kita upayakan."
Pada sambutan di Rapat Paripurna kali ini, Gubernur memaparkan cukup panjang mengenai jalannya Pemerintahan Provinsi Lampung. Dalam tataran penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik, telah terbangun suatu koordinasi dan komunikasi yang semakin membaik melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, baik di tingkat Provinsi maupun antar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten / Kota. Demikian halnya antara eksekutif dan legislatif, telah pula terbangun kemitraan yang kian harmonis.
Beliau menjelaskan pula bahwa Presiden Joko Widodo telah menetapkan NAWA CITA (9 Prioritas Pembangunan), sebagai garis besar yang memberikan arahan bagi pelaksanaan tujuan pembangunan. Guna mewujudkan NAWA CITA tersebut, Pemerintah telah menetapkan prioritas dan sasaran yang akan dicapai dalam 5 tahun ke depan. Terkait hal tersebut, Provinsi Lampung memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan NAWA CITA dimaksud, khususnya ketahanan pangan, jalan tol, kereta api, bandara serta pelabuhan.
Gubernur melanjutkan, dalam rangka mensinergikan pelaksanaan pembangunan yang selaras dengan prioritas dan sasaran nasional, Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan prioritas dan sasaran pembangunan Provinsi Lampung yang dituangkan di dalam RPJMD Provinsi Lampung. Prioritas dan sasaran pembangunan 5 (lima) tahun ke depan juga telah ditetapkan, baik di bidang infrastruktur, investasi, reformasi birokrasi, pertanian, kesehatan, pendidikan dan lainnya.
Untuk tahun 2016, telah ditetapkan Tema Pembangunan Provinsi Lampung yaitu : “Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Publik Untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkualitas” melalui 8 (delapan) prioritas pembangunan.
"delapan prioritas pembangunan itu ialah memantapkan kualitas Infrastruktur, merevitalisasi pertanian dan kelautan, memberdayakan masyarkat untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, meningkatkan pelayan apratur dan memantapkan reformasi birokrasi, menciptakan ilkilm investasi yang kondusif dengan mendukung stabilitas kamtibmas dan kualitas pelayanan perizinan, mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif serta daya saing koperasi dan UMKM, dan memantapkan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan dan meningkatkan kesiagaan penanggulangan bencana." jelasnya.
Untuk infrastruktur jalan sebagai pendukung aksesibilitas dan koneksitas antar wilayah, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pembangunan infrastruktur jalan provinsi mampu mencapai 70 % dalam keadaan mantap pada 2016. Untuk itu, perlu pembahasan yang lebih intensif antara Kabupaten / Kota dan Provinsi untuk menentukan prioritas penanganan jalan, sehingga jalan-jalan yang dilakukan inter-vensi pembangunan akan memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi dan mampu memperlancar mobilitas masyarakat.
Selanjutnya menyangkut program unggulan yang memerlukan dukungan dan sinkronisasi Pemerintah Kabupaten / Kota, adalah Target peningkatan produksi 1 juta ton padi (gabah kering giling / GKG) pada Tahun 2016.
"ini adalah tantang yang bisa dibilang mustahil, menaikan target 1 juta ton dalam waktu yang mepet, ada Provinsi lain yang tak sanggup menerimanya. tapi saya yakin dengan bersama-sama Lampung bisa mencapainnya." ujar Gubernur.
Selain itu dijelaskan pula bahwa pembangunan jalan tol Trans Sumatera, mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarkat. Sehingganya tidak mendapatkan terlalu banyak hambatan dan rintangan dalam melakukan pembebasan lahan.
Hal lainnya yaitu mengenai revitalisasi kawasan tambak udang di Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang, sebagai wilayah yang pernah berjaya dalam sektor perikanan / tambak udang. "akan kita hidupkan lagi tambak udang di Rawajitu sesuai instruksi menteri fenomenal, ibu susi." papar Gubernur.
selain itu Gubernur menghimbau kepada aparat keamanan untuk terus meningkatkan keaman di Lampung. Narkoba dan maraknya pembegalan yang terjadi belakangan ini cukup meresahkan, jangan sampai berlarut-larut. selain itu, Gubernur mengucapkan terimakasih untuk semua aparat penegak keamanan baik TNI-Polri dalam kerjasamanya membangun keamanan di Lampung.
Gubernur juga menjelaskan bahwa, Pemerintah Provinsi Lampung sangat serius memerangi narkoba. Oleh karena itu bersama Inspektorat melakukan penanda tangan pakta integritas dan diadakan tes urine pada PNS di lingkungan Pemprov untuk mencegah Narkoba di lingkungan Pemerintahan.
Gubernur juga mengajak seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk terus bersama-sama saling berangkulan memajukan Lampung, menggali potensi wisata yang ada, dan memaksimalkan apa-apa yang menjadi daya tarik, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarkat.
Gubernur menutup sambutan dengan menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras, sumbangsih, ide dan tenaga kepada seluruh unsur Pemerintahan dan DPRD Kabupaten/Kota, serta kepada seluruh lapisan masyarakat Lampung. (RA)
Dirgahayu Lampung ke-51.