Porprov VIII Bawa Rejeki Bagi PKL
Hajat pekan olahraga provinsi (Porprov) Lampung VIII resmi ditutup,Rabu (6/12) oleh sekdaprov Sutono mewakili Gubernur Lampung Ridho Ficardo. Kecerian nampak diwajah seluruh kontingen,panitia pengurus KONI dan masyarakat lampung. Namun kecerian juga dirasakan para pedagang kaki lima (PKL) disekitar kawasan PKOR Way Halim yang menjadi pusat pelaksanaan Porprov ke VIII.
Bagaimana tidak,dengan adanya event porprov,pendapatan para PKL melonjak drastis mencapai 100 persen dari hari biasanya. Kang Jaja,penjual siomay yang berjualan rutin di kawasan PKOR mampu mendapatkan omset mencapai Rp 400 setiap hari selama ada porprov.
'Biasanya 150-200 ribu saja mas,kalau hari sabtu dan minggu karena banyak yang olahraga atau nongkrong di PKOR bisa 250.Tapi karena ada porprov ini bisa 400 ribu,"katanya,kemarin.
Hal senada disampaikan Iwan penjual aneka jus sampai kewalahan.melayani banyaknya permintaan dari pembeli.' Saya sampai panggil saya setelah jam sekolahnya selesai untuk bantu jualan,karena yang pesen jus rame sekali," katanya.
Dirinya pun mampu menjual 200-300 gelas jus dalam sehari.Padahal pada hari normal paling banyak hanya mencapai 100."Ramai yang datang pesen jus,mungkin karena iklimnya sedang panas jadi enaknya minum jus,"terangnya.(TK)