Pemprov Lampung Berbenah Infrastruktur Jalan
Infrastruktur jalan mrupakan urat nadinya pembangunan pada suatu daerah, bagaimana pembangunan terssebut akan berjalan dengan baik jika urat nadinya terputus.
Seperti yang disampaikan Watoni Nurdin anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung dari Partai PDI kepada Media Transportasi, “Memang benar Lampung sudah mtasuk dalam darurat infrastrukur, bisa kita lihat, jalan yang ada di provinsi Lampung ini semuanya rusak berat,”ungkap Watoni ketika di konfirmasi di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Melihat dari kerusakan infrastruktur yang ada dampaknya sangat luas, wisatawan mana yang mau datang ke Lampung dengan kondisi jalan rusak parah seperti ini, begitupun investor bagaimana mereka mau melakukan survey untuk melihat sesuatu di daerah, bila jalan menuju tempat tersebut sanagt tidak baik.
Kalo dulu ada istilah kesiapan kondisi jalan, ukurannya 60 – 70 %, namun dalam hitungan kualitas kondisi jalan tersebut hanya padahal itu hanya mencapai 30 – 40 % saja, sehingga jalan itu tidak punya kualitas, dan kita bisa lihat semuanya hancur.
Terkait dengan mudik,dia juga meminta kepada gubernur, agar jalan jalan yang umumnya digunakan masyarakat untuk mudik, mohon lebih diutamakan, baik dari segi kualitasnya, maupun prioritas pengerjaannya, jangan sampai pada saat masyarakat melakukan mudik jalannyapun masih belum siap, karena dampak dari perbaikan infrastruktur ini sangat kuat, “Bisa saja masyarakat akan mengalami krisis kepercayaan kepada pemimpinnya, yang dianggap tidak mampu memberikan antuan pada ssaat mereka tengah membutuhkannya,:jelas dia kepada wartawan.
Ketika dikonfirmasi lahgkah apa yang akan diambil anggota dewan terkait perbaikan infrastruktur yang tertunda, “Nah itu dia yang kita gak tau, mereka sebagai eksekutor, yang akan melakukan pekerjaan di lapangan, kita hanya bisa meminta agar perbaikan jalan ini dapat selesai sebelum H-7, karena pada saat itu jalur lintas sudh mulai sibuk, sehingga ada kemungkinan akan mengganggu lancarnya jalur mudik, bila tidak selesai sebelum,”ungkapnya berharap.
Terkait mengenai kelaikan kendaraan yang akan banyak membawa penumpang., naik dari Rajabasa Bakauheni, maupun sealiknya, tentunya armada yang akan digunakan sudah betul betul steril, sehingga tidak lagi ditemui bus yang sedang rusk di jalan, karena bus yang digunakan tidak laik jalan.
Pada umumnya dalam melakukan pemeriksaan armada angkutan lebaran dilaksanakan secara bersama sama, Dishub Provinsi Lampung, Organda dan Dirlantas Polda Lampung, dari armada yang diperiksa kelaikannya, nanti akan didapatkan informasi berapa armada yang laik jalan untuk membawa penumpang yang akan melakukan mudik. Setelah itu mereka juga akan menghitung berapa jumlah yang aka melakukan mudik, dengan demikian mereka akan mengetahui setelah dibagi jumlah yang akan mudik degan jumlah armada yang ada.
“Guna mengantisipasi kekurangan kendaraan, maka pihak pemerintah pada umumnya memberikan bantuan armada untuk pengangkutan penumpang, dengan kendaraan dinas, sehinga penumpang yang belum erangkut dapat segera diantisipasi,”ungkap politisi dari PDI yang cukup kawakan ini.(TN)