Pemprov Dukung Pengalihan BBM ke BBG
TELUKBETUNG UTARA Kebijakan pemerintah pusat melalui Menko Kemaritiman RI Indroyono Soesilo di dukung pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung dalam upaya pengalihan bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG). Pengalihan BBM ke BBG merupakan bentuk antisipasi kenaikan harga bbm.
Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi Lampung Ir. Arinal Djunaidi,Kamis (20/11/14) kemarin.
Pengalihan ini, selain bentuk antisipasi kenaikan harga BBM Subsidi pada 18 November 2014 lalu, juga bertujuan ingin mengurangi beban masyarakat. Dalam konteks pasca kenaikan bbm, Pemerintah Pusat berharap angkutan umum bisa beralih menggunakan BBG.
" Ya, ini dianggap lebih efisien dan lebih murah. Apalagi, ini bisa dinikmati oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah dan masyarakat ekonomi kebawah " kata Arinal.
Menurutnya, upaya ini juga bisa digunakan untuk transportasi angkutan. Berarti ini lebih bagus lagi, sekarang sedang didesain dan ini tentu bisa lebih hemat, tambahnya.
Pemerintah dalam hal ini Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo bersama PT. Pertamina (Persero) dan PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) berencana akan mempromosikan pengalihan konsumsi BBM ke BBG. Hal ini dilakukan karena harga BBM sekarang Rp 8.500 per liter sedangkan harga BBG adalah Rp 3.100 per liter setara Premium. Ini jauh lebih murah dibandingkan harga Premium. (R6)