Pemprov dan BKKBN Komit Bangun KKBPK
Usai sukses mengelar Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), Pemerintah Provinsi Lampung bersama BKKBN Perwakilan lampung kembali mengelar acara Fasilitasi Penggerakan Primogram Kependudukan,Keluarga Berencana dan Pembagunan Keluarga (KKBPK) Bagi Mitra Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2017. di Hotel Emersia, Bandar Lampung , Senin (09/10/2017).
Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Yustin Ridho Ficardo mengatakan dengan Rencana Strategis BKKBN tahun 2015-2019 telah ditetapkan sasaran strategis Program KKBPK yaitu menurunnya laju pertumbuhan penduduk (LPP) ,menurunnya angka kelahiran total (TFR) per WUS (15-49 tahun), meningkatnya pemakaian kontrasepsi (CPR),menurunnya kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmetned), Menurunnya angka kelahiran pada remaja usia 15-19 tahun (ASFR 15-19) dan Menurunnya kehamilan yang tidak diininginkan dari WUS (15-49 tahun).
"Dalam rangka mewujudkan penguatan dan percepatan pencapaian sasaran Program KKBPK Kebijakan yang di tempuh BKKBN,TNI, PKK dan Kesehatan melalui Baksos TNI-KB-Kes dan Kesrak PKK-KB-Kes adalah dengan cara pemerataan, Keterpaduan, Kualitas dan Prioritas,"ujarnya
Sementara Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Lampung Zainal Aspin tujuan acara ini untuk Meningkatkan komitmen Operasional dalam pelaporan proses KKBPK provinsi Lampung 2017 bagi Mitra Kerja pada Momentum bakti sosial TNI- KB - Kes dan Kesatuab Gerakan PKK - KB - KES, pada pertemuan ini dihadiri sebanyak 120 orang Peserta mitra kerja Provinsi dan Kabupaten/Kota
dengan hasil yang Harapan pembinaan peserta KB dan Peningkatan advokasi KIE, Pelayanan KB di wilayah dan sasaran khusus.
Pembinaan dan peningkatan kesertaan her-KB melalui intensiflkasi pelayanan KB-KR secara statis dan mobile.Pemantauan dan Evaluasi dilakukan secara komprehensif pada saat kegiatan sedang berjalan atau pada akhir kegiatan.al dengan Rencana Strategis BKKBN tahun 2015-2019 telah ditetapkan sasaran strategis Program KKBPK yaitu menurunnya laju pertumbuhan penduduk (LPP) ,menurunya angka kelahiran total (TFR) per WUS (15-49 tahun), meningkatnya pemakaian kontrasepsi (CPR),menurunnya kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmetned), Menurunnya angka kelahiran pada remaja usia 15-19 tahun (ASFR 15-19) dan Menurunnya kehamilan yang tidak diininginkan dari WUS (15-49 tahun).
"Dalam rangka mewujudkan penguatan dan percepatan pencapaian sasaran Program KKBPK Kebijakan yang di tempuh BKKBN,TNI, PKK dan Kesehatan melalui Baksos TNI-KB-Kes dan Kesrak PKK-KB-Kes adalah dengan cara pemerataan, Keterpaduan, Kualitas dan Prioritas,"ujarnya
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Lampung Zainal Aspin menerangkan tujuan acara ini untuk Meningkatkan komitmen Operasional dalam pelaporan proses KKBPK provinsi Lampung 2017 bagi Mitra Kerja pada Momentum bakti sosial TNI- KB - Kes dan Kesatuab Gerakan PKK - KB - KES, pada pertemyan ini dihadiri sebanyak 120 orang Peserta mitra kerja Provinsi dan Kabupaten/Kota
dengan hasil yang Harapan pembinaan peserta KB dan Peningkatan advokasi KIE, Pelayanan KB di wilayah dan sasaran khusus. pembinaan dan peningkatan kesertaan her-KB melalui intensiflkasi pelayanan KB-KR secara statis dan mobile.Pemantauan dan Evaluasi dilakukan secara komprehensif pada saat kegiatan sedang berjalan atau pada akhir kegiatan.(TK)