Pemberangkatan Haji 4 September

Lampung Terkini
19/08/2014 07:00:00
1143
Pemberangkatan Haji 4 September

TELUKBETUNG UTARA - Kementerian Agama (Kemenag) akan lebih meningkatkan pengawasan barang bawaan jamaah haji tahun 2014 ini. Dalam hal ini pihak Kemenang akan bekerjasama dengan bea cukai melakukan pengawasan di Bandar Udara (Bandara).

Kepala Kemenag Provinsi Lampung Abdurahman mengatakan, pada tahun ini pihaknya akan menseleksi barang bawaan jamaah Haji di asrama penampungan sebelum pemberangkatan. Selepas dari asrama haji, pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas bea cukai bandara untuk lebih teliti mendeteksi semua barang bawaan itu.

"Pengawasan barang bawaan jamaah akan kita fokuskan seleksi di asrama, Insya Allah kita tidak akan kecolongan lagi seperti tahun lalu ada jamaah yang membawa obat terlarang. Ini akan menjadi tugas bea cukai juga dengan sistem deteksi," ujarnya, usai sosialisasi paham ISIS, di Ruang Abung Pemprov Lampung, Kamis (148).

Dijelaskan Abdurahman, jamaah haji Lampung akan bergabung dengan jamaah haji DKI Jakarta sama seperti kloter pada tahun-tahun sebelumnya. Dan jamaah asal Lampung masuk dalam pemberangkatan pertama dibanding dengan jamaah haji asal provinsi lainnya.

"Jamaah haji kita akan berangkat tanggal 4 September, masuk dalam kloter DKI Jakarta," terang orang nomor satu di Departemen Agama Proinsi Lampung ini.

Untuk itu lanjutnya, pada hari ini (kemarinred) mereka akan melakukan pemantapan seluruh unsur penunjang seperti masalah biro perjalanan angkutan transportasi, kesehatan, persiapan penginapan, dan lain-lain.

"Kita rapat persiapan protap yang telah ditetapkan, bagaimana kita menerapkan komponen kepanitiaan. Pokoknya barang bawaan yang tidak boleh dibawa akan kita seleksi," tegasnya.

 Sampai saat ini Kemenag sudah bekerjasama dengan kementerian serta dinas kesahatan daerah dalam hal mencegah serta menjaga stamina dan kesehatan para jamaah haji yang akan berangkat pada awal September mendatang.

 "Kita sudah memberikan vaksinasi flu yang dilakukan dinas kesehaatan," tegasnya.

 Disinggung masalah maraknya endemi ebola, Abdurahman mengatakan, bahwa pihak kerajaan Arab Saudi belum memberikan travel warning kepada Pemerintah Indonesia.

 "Kita menghimbau jamaah haji tetap menjaga kesehatan, lebih mengutamakan istirahat dan makan minum yang banyak. Kalau untuk ebola travel warning belum diberikan oleh kerajaan Arab Saudi," tandasnya.