Pelaksanaan Lampung Fair Ditunda

Lampung Terkini
25/06/2015 07:00:00
3285
Pelaksanaan Lampung Fair Ditunda

Event tahunan yang digelar Pemerintah Provinsi, Lampung Fair (LF) akan diundur sebulan dari jadwal sebelumnya. Pagelaran pameran pembangunan Pemprov Lampung ini dilaksanakan pada 5-20 September, dari 1-8 Agustus 2015.

Kepala Biro Perekonomian Setda Pemprov Lampung, Fahrizal mengatakan, alasan Event organisasion (EO) PT. Panghegar (rekanan pelaksana kegiatan) mengundurkan acara ini karena dikhawatirkan pengunjung dan pembeli akan menurun yang berdampak pada penghasilan daerah. “Untuk jadwal itu sepenuhnya ditentukan oleh EO. Mereka menetapkan sesuai perhitungan hasil atau pendapatan selama Lampung Fair. Jadi kita ikut saja,” kata dia usai rapat persiapan LF di Ruang Abung, Rabu (24/6).

Untuk mensukseskan pelaksanaan LF tahun ini, Pemprov Lampung akan melakukan sterilisasi di kawasan PKOR Way Halim, tempat terselenggaranya acara tersebut. Dengan menertibkan warung, tempat karaoke, pondok hingga para pedagang batu akik yang menumpuk di jalur dekat lapangan Perak Softboll.

Fahrizal menyebut pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Polda Lampung dan juga Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Lampung untuk melakukan strilisasi tersebut. “Pelaksanannya akan dilakukan pada awal Juli. Semuanya akan ditutup,” kata dia.

Sebelum melakukan penertiban, kata dia, Pemprov Lampung terlebih dahulu menghimbau pedagang untuk mengosongkan kawasan tersebut. Jika tidak dilaksanakan, maka akan dibongkar paksa.

"Tentunya akan kita himbau dulu, tidak perlu pakai cara-cara kekerasan. Tetapi kalau pedagangnya nakal, tentu harus kita tindak tegas," imbuhnya.

Terkait para pedagang batu akik, Fahrizal menambahkan akan menyiapkan lokasi tersendiri. Sehingga mereka juga bisa ikut berpartisipasi di Lampung Fair tahun ini.

"Kalau pedagang batu akik itu sebenarnya kan tidak mengganggu, hanya tempatnya aja yang tidak beraturan. Jadi nanti akan kita siapkan satu lokasi," kata dia.

Sementara untuk tema LF tahun ini yakni "Dengan Inovasi Kita Bangun Lampung". Sehingga setiap stand harus mengutamakan potensi ekonomi dan budaya Lampung.  

"Intinya ini pesta rakyat, kita tentunya akan berusaha agar event ini lebih baik dan lebih sukses dari tahun sebelumnya," tutup Fahrizal,tandasnya. (HD)

 

Sumber Foto : http://lampost.co