Ny.Apriliani Yustin Buka Acara Hari Cuci Tangan Sedunia
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Apriliani Yustin Ridho Ficardo hari ini Kamis (15/10) membuka acara Hari Cuci Tangan Sedunia di Museum Lampung.Sesampainya di tempat acara Bunda Paud terfaforit di Indonesia ini langsung mengajak anak anak yang hadir untuk bersama sama mencuci tangan bersama, dilanjutkan dengan peninjauan musium Lampung.
Istri Gubernur yang sangat aktif dan kreatif ini dalam sepekan mendapatkan 2 penghargaan sekaligus. Penghargaan pertama adalah sebagai salah satu dari 70 Perempuan Inspiratif Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa lalu (13/10) dan Penghargaan dengan Kategori Perempuan Inovatif dalam Hawa Award Radar TV 2015, dihotel Emersia, Rabu (14/10/2015).
Yustin Ridho Ficardo dalam sambutannya mengatakan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia adalah sebuah kampanye global yang dicanangkan oleh PBB bekerjasama dengan organisasi-organisasi lainnya baik pihak pemerintah maupun swasta untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun oleh masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan c penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.
Salah satu tujuan dari kampanye ini adalah penurunan angka kematian untuk anak-anak dimana lebih dari 5.000 anak balita penderita diare meninggal setiap harinya diseluruh dunia sebagai akibat dari kurangnya akses pada air bersih dan fasilitas sanitasi dan pendidikan kesehatan. Penderitaan dan biaya-biaya yang harus ditanggung karena sakit dapat dikurangin dengan melakukan perubahan perilaku sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, yang menurut penelitian dapat mengurangi angka kematian yang terkait dengan penyakit diare hingga hampir 50 persen.
Pada kesempatan yang sama Yustin juga meresmikan "Bioskop Sanak Lampung" di Gedung Auditorium Museum Lampung hal tersebut merupakan satu satunya di Indonesia.
Dengan suara haru Bunda Paud menyampaikan bahwa disadari anak anak sekarang kurang menikmati film anak yang mendidik, yang santun dan berbudaya. Tontonan anak anak dipandang kurang sehat bahkan cenderung menjerumaskan psikologi perkembangan anak. Oleh karena itu Yustin mengajak kepada pekerja seni, dan pemerhati khususnya didunia cinema untuk memproduksi film anak yang mendidik melalui Pelangi Anak Indonesia. Katanya.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Heri Sulianto.Hari Mencuci Tangan Dengan Sabun Sedunia pada 15 Oktober dilakukan pada Pertemuan Tahunan Air Sedunia (Annual World Water Week) yang berlangsung pada 17-23 Agustus, 2008 di Stockholm seiring dengan penunjukkan tahun 2008 sebagai Tahun Internasional Sanitasi oleh Rapat Umum PBB. Hari Mencuci Tangan Dengan Sabun Sedunia diharapkan akan memperbaiki praktik-praktik kesehatan pada umumnya dan perilaku sehat pada khususnya.
Sejak tahun 2008, tanggal 15 Oktober ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS) dan diperingati untuk menyerukan kepada masyarakat dunia perlunya meningkatkan praktek higiene dan sanitasi. Kata Mas Heri panggilan akrabnya.
Gubernur Lampung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisiten Bidang Kesra mengajak kepada masyarakat Lampung untuk bergaya hidup sehat termasuk cuci tangan selama 20 hari kedepan dan menjadikan kebiasaan hidup sehari hari. Gubernur juga mengapreasi gagasan Ketua TP PKK yang telah menggagas Bioskop Sanak Lampung.
Pada acara launcing Bioskop Sanak Lampung.Disuguhkan film anak Lampung hasil karya Pelangi Anak Indonesia,menurut Kadis Kominfo Prov Lampung Sumarju saeni acara launching bioskop akan disuguhkan 2 film.
Judul film yang pertama adalah "Keisha ingin belajar menari" dibintangi oleh Keisha Tk Tunas Mekar Indonesia. Keisha ini juga Anak Sekdaprov Lampung, Arinal Djunaidi.
Dan Judul film anak yang kedua "Ayo Menabung" yang diperankan oleh Andrea Ratu Sofia Ricardo anak M.Ridho Ficardo Gubernur Lampung.
Informasi Publik/SS