Mahasiswa Rancang Sistem Monitoring Asap Rokok Via Smartphone

Lampung Terkini
02/03/2017 19:00:42
983
Mahasiswa Rancang Sistem  Monitoring Asap Rokok Via Smartphone

 

Tingkatkan Gerakan Disiplin Kampus (GDK) di Institut informatika dan Bisnis Darmajaya, Warid Hasbiyantoro berinisiatif merancang sistem monitoring asap rokok menggunakan smartphone.

Penelitian ini dilakukan Warid sebagai tugas Skripsinya di jurusan Sistem komputer Darmajaya. Ia mengatakan, alat rancangannya ini menggunakan sensor MQ-135 sebagai pendeteksi asap rokok.

Diungkapnya, dalam peraturan Gerakan Disiplin Kampus, pelanggaran terhadap larangan merokok dalam ruangan tertentu dapat dikenakan denda. Dimana denda tersebut nantinya akan dipergunakan untuk menambah fasilitas untuk kebersihan.

“Alat ini diletakkan di beberapa ruangan yang dilarang untuk merokok. Ketika ada asap rokok yang terdekti/ sensor, sistem akan otomatis mengirimkan informasi tersebut dalam aplikasi yang diinstal smartphone milik tim monitoring Gerakan Disiplin Kampus. Sehingga ketika terjadi pelanggaran dapat segera diambil tindakkan,” ujarnya.

Pria kelahiran 7 Juni 1994 melanjutkan, alat tersebut mengirimkan informasi lokasi (gedung) dan data tentang ada atau tidak adanya asap rokok melalaui smartphone menggunakan sinyal wireless ?delity (wi/) dengan jarak jangkauan maksimal 25 meter.

“Mudah-mudahan sistem ini bermanfaat untuk meminimalisir pelanggaran gerakan Disiplin Kampus. Salah satunya larangan merokok di gedung tertentu sehingga dengan adanya alat ini diharapkan dapat meningkat kesadaran kedisiplinan mahasiswa,” harapnya.

Sementara itu, dosen pembimbingnya, Nur/ana, S.Kom., M.Kom mengapresiasi ide kreatif para mahasiswa dalam menghasilkan penelitian. Diungkapnya, alat tersebut juga masih dapat dikembangkan lagi dengan mengganti jaringan yang digunakan dari wi/ menjadi internet sehingga jarak jangkauan sistem lebih luas.

“Alat monitoring asap rokok via smartphone buatan mahasiswa Darmajaya ini juga bisa diterapkan untuk instansi pemerintahan, maupun swasta untuk kedisplinan pegawai atau karyawan. Untuk itu, Darmajaya membuka ruang bagi pihak pemerintah maupun swasta yang ingin mengembangkan dan menerapkan hasil penelitian mahasiswa,”terangnya.

Menurutnya, melalui penelitian mahasiswa bisa menunjukkan pemahamannya terhadap ilmu yang diperoleh dari perkuliahan. Mahasiswa juga bisa mengaplikasikan ilmunya untuk memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat. (HD)