Kunker Kementerian Pertanian RI ke Provinsi Lampung Dalam Menyikapi Harga Singkong

Lampung Terkini
16/12/2016 04:37:27
1120
Kunker Kementerian Pertanian RI ke Provinsi Lampung Dalam Menyikapi Harga Singkong

Kepala Bidang Harga Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI Komarudin beserta rombongan hari ini Kamis (14/12/2016) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Lampung. 

Didampingi oleh Kabid Permodalan Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Pertanian Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Provinsi Lampung Abdul Azis. Kunker tersebut sebagai tindak lanjut dari Surat Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo kepada Menteri Pertanian RI tentang merosotnya harga singkong beberapa minggu lalu.

Kunker yang berlangsung tanggal 14 sd 16 Desember 2016 dengan harapan dapat menghimpun masukan dari petani maupun pengusaha tapioka sebagai bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam menentukan
Kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) singkong dalam upaya mendukung peningkatan produksi dan pendapatan petani. Demikian menurut Abduk Azis melalui siaran pers yang disampaikan ke Dinas Kominfo Provinsi Lampung.

Merurut Kadis Kominfo Provinsi Lampung Sumarju Saeni, kebijakan pemerintah dengan HPP segera ditetapkan, mengingat harga singkong di Provinsi Lampung cenderung tidak mensejahterakan petani. Disamping itu kita sadari Subsektor tanaman pangan merupakan salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap PDB sektor pertanian. Singkong merupakan salah satu komoditas subsektor tanaman pangan yang potensian untuk dikembangkan di Indonesian dan penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atau sektor pertanian merupakan salah satu sektor penyumbang terbesar dalam perekonomian.

Menurut Azis rombongan hari ini berkunjung di Desa Neglasari Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan langsung menemui Kelompok Tani dilanjutkan ke perusahaan tapioka anak cabang dari PT Bumi Acid (Bumi Waras).

Untuk selanjutnya pada hari Jumat 15/12 direncanakan berkunjung di Kelompok Tani di Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Lampung Utara. Demikian tutur Azis.(IP)