Kunjungan Kerja Wakil Gubernur ke RSUDAM

Kunjungan Kerja Wakil Gubernur ke RSUDAM
Rabu pagi ini (07-01-2015) Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Muluk (RSUDAM) Bandar Lampung didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Asisten Bidang Kesra, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Kesehatan, dan para kepala Biro terkait.
 
Dr. Hery Djoko, Kepala RSUDAM dalam laporannya mengatakan rencana pengembangan RSU yang memiliki motto \"ASRI\" ( Aktif, Segera, Ramah dan Inovatif). Pada tahun 2015 antara lain kegiatan pelayanan dan pendukung pelayanan, penambahan peralatan kedokteran, pembangunan gedung rawat inap kebidanan, dan pembangunan gedung klinik.
 
Pada kunjungan ini Wakil Gubernur menyerahkan bantuan berupa 5 unit kendaraan, terdiri dari 2 unit ambulan dan 3 unit mobil jenazah. Ini adalah pelaksanaan dari APBD tahun 2014.
 
Kunjungan kerja ini juga merupakan niatan Wakil Gubernur Bakhtiar Basri untuk bersilaturahmi dengan jajaran RSUD Abdul Muluk. Pada kesempatan ini Wagub banyak memberikan motivasi kepada jajaran Rumah Sakit, untuk lebih giat bekerja dengan baik. 
 
\"Atas nama pemerintah daerah kita siap salah. Kalau memang dia pelayanannya salah ya kita siap salah. Bukan Rumah Sakit Umum saja yang siap salah, kita juga siap salah. Karena memang yang namanya pemerintah itu sebagai pelayan masyarakat. Kepuasan pelanggan adalah ketika pelayanan kita itu baik. Kalau belum puas, berarti pelayanan kita belum baik\", ungkap Bakhtias Basri saat diwawancara wartawan. 
 
Wagub juga menyarankan kepada segenap karyawan/karyawati RSU  untuk meningkatkan koordinasi kedalam maupun keluar. Koordinasi keluar antara lain dengan Rumah Sakit Jiwa untuk rujukan pasien sakit jiwa. Dinas Sosial untuk rujukan bagi pasien terlantar atau gelandangan yg sudah dinyatakan sembuh sehingga mendapatkan bimbingan sosial. Motto pak Wagub dalam berkarier \"Kebersamaan Untuk Keberhasilan\", hilangkan kesombongan karena pada dasarnya kita tidak bisa apa-apa tanpa kebersamaan.
 
\"Pelayanan kesehatan itu urusan wajib wajib wajib wajib. Urusan wajib pemerintah yang harus dilakukan\", tegas Bakhtiar Basri.
 
Kedepannya wagub juga berharap tidak ada penolakan pasien miskin lagi. Dikatakan, rumah sakit umum ini melakukan tindakan kesehatan bukan urusan adminsitrasi. Administrasi harusnya ada dari level bawah di kecamatan dan kabupaten/kota sebagai surat rujukan di RS Abdul Muluk. \"Tetapi kalau pasien sudah datang ke RSUDAM tanpa surat pengantar atau surat lain tetap harus dilayani. Tenaga perawat pun hendaknya ramah. kalau semua ramah urusan bisa selesai\", kata Wakil Gubernur.