JTTS Bisa Jadi Rute Alternatif Mudik

Lampung Terkini
10/05/2017 16:51:43
640
JTTS Bisa Jadi Rute Alternatif Mudik

Pemerintah Provinsi Lampung bersiap memfungsikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni sebagai rute alternatif pada mudik lebaran 2017 mendatang

Ketua Tim Pembebasan Lahan I Jalan Tol Lampung, Adeham mengatakan sejumlah ruas JTTS sudah dapat dilalui kendaraan seperti ruas jalan Bakauheni – Desa Hatta, sepanjang 8,9 km.

Rute tersebut dapat menjadi alternatif kendaraan yang mengarah dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju ke Bandarlampung, juga arah sebaliknya. Dengan catatan, pemerintah pusat, melalui Kementerian PUPR memberikan restu terhadap penggunaan JTTS.

“Jika kondisi jalan nasional mengalami kepadatan, sebagian ruas JTTS dapat difungsikan sebagai jalur alternatif bagi pemudik,” kata Adeham dalam acara serah terima penanganan pembangunan jalan tol di Bandarlampung, Senin (8/5).

Kendati demikian, Adeham mengatakan masih ada sejumlah ruas yang belum dapat dilalui seperti Terbanggi Besar, Desa Sabah Balau dan IR. Sutami. Penyebabnya kondisi jalan masih belum selesai dibangun, ada juga lokasi yang pembebasan lahannya hingga kini belum rampung.

Menyikapinya, Kementrian PUPR bersama Pemerintah Provinsi Lampung  menambah jumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) guna mempercepat pembangunan jalan tol tahap II ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang.

Pembagian tugas ini bertujuan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan jalan tol. Jika sebelumnya hanya ada satu PPK maka kini rute tersebut kembali dibagi menjadi tiga. Dengan rincian pada titik 0 - 40 km dengan petugas PPK yaitu Edison,  40 - 79 km dengan petugas PPK yaitu Gustam, dan 79 - 112 km dengan petugas PKK Syafrudin.

Menurut salah seorang PPK, Edison, kendala utama di lapangan yang sering dihadapi adalah proses pembebasan tanah. Kondisi ini mengingat masih banyaknya masyarakat yang masih dalam status sengketa di pengadilan. Sebagian besar lahan terkendala kepemilikan ganda, ada juga yang masih berkeberatan dengan hasil penilaian tim aprasial.

“Karena masih adanya keberatan-keberatan ini, sebagian uang konsinyasi pembebasan lahan masih mengendap di pengadilan. Ini yang menjadi perhatian bersama, kami menggandeng pemerintah, BPN, dan masyarakat untuk bersama mempercepat pembebasan lahan, agar JTTS dapat dipakai ketika Asian Games berlangsung,” demikian katanya (HD)