GUBERNUR SERAHKAN BANTUAN ALAT PERTANIAN
Gubernur Lampung melaksanakan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lampung Timur dalam rangka penyerahan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dan membuka Panen Raya di musim gadu atau kemarau, serta melakukan dialog bersama kelompok tani di Desa Braja Fajar, Way Jepara, Lamtim.
Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian bantuan alat pertanian ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah Provinsi Lampung di sektor pertanian dan upaya dalam meningkatkan kesejahteraan petani. &ldquoKami sadar betul bahwa mayoritas masyarakat Lampung bekerja disektor pertanian, maka pemberian bantuan alat ini merupakan bentuk nyata dalam pemberdayaan petani dan untuk menjadikan sektor pertanian tulang punggung pendapatan Provinsi Lampung.&rdquo
Gubernur M Ridho Ficardo juga mengaitkan pertanian dengan hari pahlawan yang baru diperingati kemarin, bahwa petani merupakan pahlawan bangsa. &ldquoKemarin kita telah memperingati hari pahlawan, tugas kita sekarang adalah mempertahankan kemerdekaan itu, maka salah satu bentuknya merupakan dengan menjaga ketahanan pangan. Karna suatu bangsa sangat bergantung pada pangan, maka sudah jelas lah bahwa petani adalah pahlawan, dan hal ini harus menjadi kebanggaan bapak dan ibu dan seluruh keluarga tani sekalian.&rdquo
Dalam acara yang digelar di tengah persawahan ini, Gubernur juga menyerahkan bantuan kepada perwakilan beberapa kelompok tani dari 15 KabupatenKota. Gubernur berharap dengan adanya penyerahan bantuan ini ada peningkatan mutu hasil pertanian ,dan dengan pengolahan yang lebih baik diharapkan petani akan memperoleh nilai tambah dari produk yang dihasilkannya. Pemberian alat bantu ini juga diharapkan agar efisiensi tahap panen akan meningkatkan pendapatan petani.
Digelar pula pada acara ini dialog antara Gubernur dan para kelompok tani, dalam dialog Gubernur menjanjikan kepastian pada petani untuk kemudahan mendapatkan pupuk, dengan mengeluarkan Pergub tentang pupuk. &ldquosering sekali dimusim tanam Gubernur mendapat laporan pupuk melimpah, namun kenyataan dilapangan petani sulit mendapatkannya. Kedepan kita akan atur tentang penditribusian pupuk ini melalui pergub, agar orang-orang yang memainkan pupuk ini bisa dipenjarakan.&rdquo Ujar beliau dalam dialog yang mendapat sorakan setuju dari para petani.
Gubernur juga menanmbahkan bahwa tim P4K (percepatan pembangunan pertanian, perikananan dan kehutanan) yang Ia bentuk dan diketuai oleh Wakil Guberur periode sebelumnya Joko Umar Said telah Ia tugaskan untuk meniru pendistribusian salah satu provinsi yang pendistribusiannya baik, dan mereka sedang menyusun sistemnya untuk diterapkan di Lampung.
Pertanian sendiri termasuk dalam 3 Program Prioritas Utama selain Infstruktur dan Energi. Oleh karnanya, Gubernur dan jajarannya menggenjot sektor pertanian ini, mulai dari menghidupkan kembali resi gudang, menjalin kerjasama dengan Pemprov Jakarta di bidang pertanian saat Jokowi masih menjabat Gubernur DKI, serta pemberian bantuan alat mesin pertanian.
Selain dihadiri kepala Satker terkait dan beberapa kepala satker lainnya, acara ini juga dihadiri oleh Bupati Lampung Timur, Bupati Pringsewu, Bupati Lampung Utara, Kepala BPN Provinsi Lampung, dan ketua Tim P4K. Secara simbolis Gubernur juga mencoba mengoperasikan alat mesin panen, dan memang dengan alat tersebut efisiensi waktu dan tenaga jelas berbeda dengan sistem tradisional, Gubernur pun berjanji akan menambah alat serupa dan jenis lainnya agar lebih membantu petani. Beliau juga berharap penerapan 6 Resi Sistem Gudang segera difungsikan menyusul Resi Gudang yang telah difungsikan di Lamsel agar menjaga harga panenn tidak jatuh.
Tentang alih Fungsi lahan yang menjadi masalah di berbagai daerah juga Gubernur berpesan kepada para petani, agar kita tetap teguh dan mengoptimalkan bidang pertanian serta mempertahankan lahan tani. &ldquoAlih Fungsi lahan menjadi masalah diberbagai daerah, termasuk Lampung. Saya yakin, semakin menurunnya lahan pertanian mungkin bisa diatasi dengan cara mensejahterakan petani Lampung. Ingat meski dibawah lahan kita seumpama terkandung emas, tetap pertahankan lahan tani kita, kita adalah daerah pertanian. Mari kita besarkan Lampung dengan pertanian. Sejahteranya petani adalah kesejahteraan Lampung.&rdquo
Ada sekitar 261 alat Pertanian yang diserahkan hasil dana APBD dan APBN 2014, disebar ke 200 poktan di 15 KabupatenKota yang ada di Lampung. Secara keseluruhan hasil pertanian Lampung pada tahun 2014 ini cukup memuaskan, dibeberapa sektor mengalami peningkatan 3 sampai 5%, mengingat musim kemarau tahun ini cukup panjang. Dengan penyerahan bantuan alat dan pendistribusian pupuk yang akan lebih baik serta dibangun dan dioptimalkannya insfrastruktur irigasi sesuai dengan arah pembanguann Provinsi Lampung kedepannya, diharapkan tahun depan mengalami kenaikan yang lebih spesifik.