Gubernur Intruksikan Ruas Tol Sumatera untuk Mudik Agar Dilengkapi Fasilitas Pendukung
Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo menginstruksikan agar ruas tol Trans Sumatera yang difungsikan untuk jalur mudik 2017 segera dilengkapi dengan fasilitas pendukung.Menurut Ridho, pada musim mudik 2017 ada sejumlah ruas tol di Lampung yang mulai difungsikan, sebagai rute alternatif mudik. Rinciannya, ruang tol Pematang - Kotabaru yang menghubungkan Bandarlampung dan Lampung Selatan sepanjang lima kilometer.
"Jika memungkinkan Pemprov Lampung melengkapi ruas jalan tersebut dengan fasilitas pendukung seperti
ambulans dan toilet darurat," ujarnya. Mengingat statusnya masih merupakan tol fungsional, maka sejumlah SKPD seperti Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan diminta standby selama operasionalnya.
"Baik pemprov maupun pemkab harus mendukung beroperasinya (JTTS). Eskalasi pemudik diperkirakan
meningkat disana, sehingga perlu ada antisipasi sejak awal. Apalagi kondisi fasilitasnya belum tersedia," katanya pada Selasa (13/6)
Sementara, Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya Rizal Sutjipto menjelaskan, jalur tol ini dibuka untuk membantu meringankan beban jalan nasional.
Dia menjelaskan, segmen Lematang-Kota Baru sepanjang 5 kilometer sudah siap untuk dimanfaatkan pemudik.Ditambah lagi sepanjang dua kilometer di jalur akses simpang susun Lematang dan dua kilometer di jalur akses pintu masuk tol Kotabaru dekat Itera.
Berdasarkan data dari Hutama Karya, ruas Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 2 Jalur Fungsional mencapai
progres total mencapai 97,52%. "Segmen ini sudah bisa dilalui pemudik secara fungsional mulai H-10
Lebaran,"katanya.
Selain itu, ruas tol di Bakauheni-Hatta sepanjang sekitar 8,9 kilometer kemungkinan bisa dilalui sebagai jalur
mudik Lebaran 2017.
"Tapi masih untuk kondisi darurat, kerena belum terselesaikan. Masih ada penggalian gunung batu disana,
sehingga masih belum nyaman untuk difungsikan secara total," demikian katanya. (HD)