GUBERNUR BUKA RAKOR PENEGAK HUKUM
Dalam upaya mengantisipasi berkembangnya faham Terorisme di Provinsi Lampung, dilaksanakan Rakor antar aparat penegak hukum. Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Direktur Penegakan Hukum Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI beserta jajaran, (Bp. Widodo Supriyadi, SH,MM), Anggota Fokorpimda Provinsi dan Instansi terkait lainnya.
Dalam Sambutannya, M. Ridho Ficardo mengatakan tindak pidana terorisme merupaan kejahatan internasional yang membahayakan keamanan dan perdamaian dunia serta merupakan pelanggaran berat terhadap Hak Asasi Manusia, terutama hak untuk hidup.
Rangkaian tindak pidana terorisme yang terjadi di Wilayah Negara Kesatuan RI, telah mengakibatkan hilangnya nyawa, ketakutan masyarakat secara luas dan kerugian harta benda, sehingga berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, politik dan hubungan internasional. Oleh karena itu, pemberantasan tindak pidana terorisme di Indonesia harus dilaksanakan secara terpadu, terkoordinasi dan berkesinambungan yang tidak hanya dibebankan kepada Pemerintah danatau Pemerintah Daerah saja.
Upaya pemberantasan tindak pidana terorisme, perlu dilakukan oleh pemerintah bersama-sama dengan seluruh masyarakat dan komponen bangsa dengan merumuskan sebuah kebijakan dan langkah antisipatif, yaitu bersama-sama memelihara dan meningktkan kewaspadaan terhadap segala bentuk kegiatan yang diindikasikan ke dalam kejahatan tindak pidana terorisme.
Diakhir, Sambutannya Gubernur mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya dan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia melalui Direktorat Penegakan Hukum yang telah menunjuk dan menetapkan Provinsi Lampung sebagai salah satu dari tujuh tempat penyelenggaraan Program Rapat Koordinasi Aparat Penegak Hukum Dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Terorisme Tahun 2014. Semoga sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan ini, yakni mendapatkan masukan yang baik dan berkualitas dari aparat penegak hukum maupun dari kalangan perguruan tinggi dan anggota masyarakat yang menjadi peserta dalam Rapat Koordinasi hari ini dapat tercapai.