FK di Tetapkan Sebagai Agenda Nasional

Lampung Terkini
15/08/2014 07:00:00
1145
FK di Tetapkan Sebagai Agenda Nasional

TELUKBETUNG UTARA - Rangkaian perhelatan Festival Krakatau (FK) ke 24 sat ini telah ditetapkan menjadi agenda nasional, dipastikan akan berbeda dengan FK 2013 sebelumnya.FK tahun 2014 lebih berbeda karna melibatkan komunitas seni dari seluruh daerah terutama Lampung. Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Herlina Warganegara mengatakan, rangkaian FK yang akan dimulai sejak 19-31 Agustus tersebut akan melibatkan berbagai komunitas seni dari berbagai daerah, dengan harapan kedepan perajin seni tersebut yang akan menjadi salah satu penarik atau promosi bagi wisatawan lokal maupun asing,ujarnya. Ya, kami telah melakukan pemantapan pelaksanaan FK ke 24 ini, kami libatkan berbagai komunitas seni di dalamnya, sehingga nantinya mereka dengan berbagai latar belakang seni tersebut akan kembali lagi ke Lampung pada FK selanjutnya,bisa kita prediski ada kesan tersendiri untuk kembali ke Lampung" kata Herlina dalam konferensi persnya di aula Dinas Kominfo. Dikatakannya, dengan ditetapkan FK sebagai agenda nasional diharapkan dapat meningkatkan ekonomi kreatif, budaya, dan kesejahteraan masyarakat di Lampung,terangnya. Gunung yang berdasarkan Historis pada 27 Agustus 1883 meletus tersebut, turut melibatkan anak sekolah dengan berbagai lomba, mulai dari tingkat SD yang mengikuti lomba Gasing, SMP mengikuti lomba Layang-layang, kemudian untuk tingkat SMA akan mengikuti lomba Modern Dance,perlombaan khas daerah kita harapkan akan mampu menumbuhkan nuansa kecintaan daerah,tuturnya. Kita mau agar mereka mengetahui sejarah meletusnya Krakatau yang sudah mendunia, bahkan ada penyair yang dulu sempat membuat 435 bait syair, bernama Mahmud Saleh, yang menetap di Singapura, saya kaget justru penyair itu asalnya dari Singapura" katanya. Namun, disayangkan syair tersebut justru ditemukan di Leden, negeri kincir air Belanda. Nantinya, syair tersebut secara bergantian akan dibawakan oleh penyair Lampung lainnya, juga mengikut sertakan komunitas seribu bulan mulai, 25-26 Agustus mendatang, hal tersebut juga untuk peningkatan pariwisata Lampung,imbuhnya. Sementara, pelaksanaan parade Lampung Culture dan Tapis Carnaval IV yang bertema The legends and glories of Lampung Culture Bandarlampung, akan melibatkan seniman asal Jogja, Sumatera Utara, dan Papua.Mereka telah komunikasi terhadapo kita akan kesiapannya,tegasnya. Nanti Jogja akan ikut parade budaya, begitu juga Papua, tetapi untuk Sumatera Utara mereka akan ikut dalam ajang pentas menari pada opening Krakatau 24 Agustus,urainya. Pengenalan budaya Lampung pada berbagai rangkaian kegiatan FK juga akan diikutkan berbagai kretifitas dari masing-masing kabupatenkota. Pengenalan budaya ini akan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat, Pendapatan daerah, dan terpenting pengembangan ekonomi kreatif akan semakin baik,harapnya.