E-warong dan Pencairan PKH Oleh Provinsi Lampung

Lampung Terkini
29/08/2017 14:26:28
4411
E-warong dan Pencairan PKH Oleh Provinsi Lampung

Program Keluarga Harapan (PKH) telah diimplementasika di Provinsi Lampung sejak tahun 2011. Sampai dengan tahun 2017 telah mencakup 15 Kabupaten/Kota, 227 Kecamatan dan 2.923 Desa. 

Sampai dengan tahap ke 3 tahun 2017 telah melayani 217.561 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dari tahun 2011 sd Agustus 2017 telah tersalurkan bantuan sebanyak Rp. 1.281.014.837.446.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri saat nenerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Balai Kratun komplek Pemprov.Lampung.

Mantan Bupati Tulang Bawang Barat ini selanjutnya mengatakan bahwa selain PKH d Bandar Lampung juga dilaksanakan uji coba Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yakni transformasi bantuan sosial langsung Beras Sejahtera (Rastra) dengan jumlah penerima sebanyak 49.711 atau setara dengan Rp.65.618.520.000 selama satu tahun.Program BPNT telah diimplementasi dengan e-warong sebanyak 55 unit.

Sebagaimana harapan Menteri Sosial RI bahwa pada bulan Agustus 2017 semua bantuan sosial (Bansos) sudah tuntas, Provinsi Lampung optimis akan tercapai. "Saya optimis bahwa penyaluran Bansos PKH pada bulan Agustus akan selesai" katanya.

"Menurut laporan Kadis Sosial Sumarju Saeni pihak Bank BRI dan Mandiri juga Pendamping PKH bekerja Keras sampai mendatangi KPM yang sakit dan di pulau-pulau" tambah Bachtiar Basri optimis.K

Ketika ditanyakan oleh H.Achmad Fauzan Harun apakah Lampung bersedia menjadi pelopor pendataan keluarga miskin yang dirasa banyak masalah secara nasional? Dengan sigap Wakil Gubernur Lampung menyatakan kesediaannya dan masalah data adalah sangat penting untuk menentukan program pembangunan mendatang. Katanya.

Rombongan komisi VIII DPR RI dipimpin oleh Itet Tridjajanti Sumarijanto dengan anggota H.Kuswiyanto, H.Achmad Fauzan Harun, KH.Surahman Hidayat dan Linda Megawati selanjutnya melakukan kunjungan lapangan ke e-warong KUBE Sejahtera dan pencairan PKH tahap 3 di Way Lunik, Panjang Bandar Lampung.
Kehadiran Kimisi VIII disambut hangat oleh KPM dan Pendamping PKH serta TKSK.

Nampak jelas pancaran keceriaan para KPM apalagi ketika disaksikan untuk mempraktekkan menggesek kartu ke mesin EDC yang akan dibelanjakan dengan beras 10kg dan 2kg gula.

Apalagi saat ibu Aminah (KPM) memasukkan kartu di ATM dan keluar uang nampak terharu dan gemetar. "Maaf pak saya grogi tangan saya gemetar karena baru sekali ini saya memasukkan kartu keluarnya uang sesui yang saya minta" katanya sambil berlinang air mata tanda bahagia.

Nampak hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Pimwil BRI Lampung-Bengkulu Yoshua Palti Hutapea, Kepala Bank Mandiri Lampung;Jan Winston Tambunan,Kepala Dinas Sosial Kota Bandar Lampung Tolle Dailami, para Korwil PKH Lampung, Korkot dan Para Pendamping PKH serta TKSK Bandar Lampung. ( PPID Dinsos )