Dosen Unila TOT Perkuliaan Berbasis e-Learning

Lampung Terkini
24/08/2017 18:27:51
955
Dosen Unila TOT Perkuliaan Berbasis e-Learning
Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unila menggelar Training of Trainer (TOT) Pelaksanaan Perkuliahan Berbasis e-Learning di kampus setempat, Selasa (22/8).
 
Kegiatan yang laksanakan selama empat hari, itu diikuti 30 dosen perwakilan delapan fakultas di Unila.
Ketua LP3M Prof. Murhadi mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan jumlah mata
kuliah yang melaksanakan proses e-learning. "Sasaran kegiatan ini adalah para dosen yang belum pernah
mengikuti pelatihan e-learning," katanya.
 
TOT menghadirkan empat narasumber. Yaitu Prof. Bujang Rahman, Agus Trisanto, Ph.D., Gigih Fordanama,
S.T., M.T., dan Meizano Ardhi M, S.T., M.T.Materi yang disampaikan meliputi Kebijakan Pengembangan Virtual
Class di Perguruan Tinggi, Pengembangan e-Learning di Unila, Pengenalan dasar Sistem e-Learning, Input
Bahan Kuliah e-Learning, Membuat Tugas e-Learning, Membuat Soal e-Learning, Best Practice,serta
latihan/tugas/pembimbingan.
 
“Targetnya sebesar 10 persen.Jadi, diharapkan dosen yang mengikuti kegiatan ini dapat memenuhi target yang terdapat di renstra dan dapat menularkan kepada dosen-dosen di beberapa prodi,” katanya.
Masih kata dia, dilihat dari peraturan akademik, pembelajaran berbasis e-learning diatur dalam undang-undang.
 
Bahwa, dosen diperkenankan melakukan pembelajaran menggunakan media elektronik, namun proporsi
maksimalnya sebesar 25 persen dari pertemuan.
 
“Karena perkuliahan tidak hanya konvensional atau tatap muka saja namun bisa melalui virtual e-learning,”
ujarnya.
 
Sesuai target Unila yang akan bertranformasi dari teaching university menuju riset university, pembelajaran e-
learning ini dapat mempercepat hal tersebut yaitu dengan membuat menarik pembelajaran dan mengonsistenkanpembelajaran dengan riset, inilah fungsi dari e-learning.
 
Terpisah Prof. Bujang mengatakan, e-learning merupakan terobosan yang dilakukan Unila. Jika Unila ingin
masuk dalam world class university, ada tiga syarat yang harus dipenuhi yaitu kapasitas berbahasa komunikasi (lebih utama bahasa inggris), mempunyai kapasitas ICT (merupakan jendelanya universitas di mana-mana), dan networking (jaringanluas).
 
Unila menuju ke semua syarat tersebut. Walaupun sekarang prosesnya masih merangkak namun Unila
menggalakkan tiga proses tersebut. Bahkan sudah ada tiga fakultas sudah memberikan perkembangan dari
proses tersebut yakni fakultas pertanian, fakultas teknik, dan fakultas MIPA.
 
"Maka dari itu, saya sangat berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas hari ini saja tapi hasilnya dapat terlihat
dengan cara sharing ke teman-teman dosen lainnya.”tutupnya.(HD)