Clearing Lahan Tol
PT Waskita Karya rencananya Sabtu (14/11/2015) akan kembali melakukan clearing lahan jalan tol sepanjang 1,15 km yang sebelumnya telah dibebaskan atau diselesaikan ganti ruginya kepada 114 pemilik lahan tersebut.
Hal itu disampaikan Engineer Manager PT Waskita Karya, Marsesa Edward Jumat (13/11/2015). Pria yang akrab disapa Edo ini mengatakan akan menurunkan 2 unit ekskavator (pengeruk) dan 1 unit truck grader untuk meratakan tanah.
“Kita clearing pakai 2 ekskavator dan 1 grader untuk meratakan tanah, kalau bulldozer belum,” kata lulusan Universitas Diponegoro ini.
Edo mengatakan clearing akhirnya dilaksanakan setelah ganti rugi selesai pada pekan lalu dan telah diberikan jeda waktu 7 hari untuk mengosongkan rumah atau lahan warga. “Setahu saya ada 3 rumah permanen dan 3 rumah semi permanen yang sudah dikosongkan,” jelas Edo.
Jika tidak ada perubahan proses clearing akan dimulai pada pukul 10.00.Sebelumnya diberitakan 10 warga Desa Sabahbalau yang berada di lahan sepanjang 1,15 km jalan tol trans-Sumatera yang belum mengambil uang ganti rugi, sudah mengambil hak uang ganti ruginya. “Udah diambil kok, kalau belum lunas kan gak boleh dibangun. Kita jalankan pembangunan untuk warga yang sudah diganti rugi. Clearing lahan untuk yang sudah diganti rugi,” kata Adeham
Sesuai dengan rencana pengembang, PT Waskita Karya akan melalukan pembersihan lahan untuk lahan yang sudah diganti satu minggu setelah ganti rugi diberikan. “Memang dikasih kesempatan untuk mengosongkan rumah atau manen kebun sampai tanggal 13, tapi clearing mungkin tanggal 14 baru kita lakukan. Sebab, kita juga menunggu surat atau aba-aba dari PT Hutama Karya. Malam ini akan kita rapatkan lagi,” ujar Marsesa Edward saat dihubungi Kamis (12/11/2015).(*)