Bimtek Program Penanganan FM Dinsos Lampung
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Sumarju Saeni, M.Sc hari ini (Senin,21/08/2017) menghadiri dan memberikan Pengarahan pada acara Bimbingan Teknis Penerima Manfaat Program Penanganan FM Perkotaan di Gedung Wanita Kab. Lampung Barat didampingi Kepala Dinas Sosial Kab. Lampung Barat Drs. Gison Sihite, MM. Hadir 200 orang Keluarga Penerima Manfaat (20 Kelompok) yang berasal dari 4 Kecamatan yakni Kec. Balik Bukit, Kec. Sumber jaya, Kec. Sekincau dan Kec. Way Tenong.
Diinformasikan oleh Sumarju bahwa Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo konsisten untuk meningkatkan kesejahteraan sosial keluarga miskin baik melalui dukungan APBN maupun APBD Provinsi Lampung tahun 2017.
Pada tahun ini pemberdayaan keluarga miskin melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dialokasikan sebanyak 130 Kelompok dengan anggaran sebanyak Rp. 2.600.000.000. Disamping itu juga Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 100 unit dengan anggaran Rp 2.000.000.000.
Disamping itu Gubernur juga berusaha untuk mewujudkan rumah layak huni yang dikemas dalam program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH). Pada tahun 2017 telah dialokasikan untuk 100 unit rumah dengan anggaran sebanyak Rp. 2.000.000.000.
Kepada penerima bantuan KUBE Sumarju mengharapkan agar dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh sebagai salah satu alternatif tambahan penghasilan keluarga. "Tidak semua keluarga miskin mendapatkan bantuan KUBE oleh karena itu manfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai salah satu usaha peningkatan pendapatan keluarga. Katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat, Guson Sihete menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Lampung yang telah memperhatikan masyarakat di Kabupaten Lampung Barat khususnya program yang berpihak untuk kesejahteraan masyarakat.
Diinformasikan juga bahwa mulai hari ini Senin 21/08/2017 telah dilakukan pencairan PKH tahap 1, 2 dan 3 dengan sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 6.702 KPM.
"Insyaallah sebagaimana instruksi Menteri Sosial RI pada bulan Agustus bantuan PKH sudah tuntas". Pungkasnya (Ppid-Dinsos).