ADPSI Wajib Tangani Krisis Ekonomi
Hingga saat ini Indonesia masih belum bisa lepas dari krisis ekonimi. Dimana nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing (Dollar) mencapai Rp 14,069/dolar Amerika membuat harga kebutuhan barang pokok merata mengalami kenaikan secara signifikan.
Namun derap pertumbuhan pembangunan nawacita yang digagas oleh Pemerintah Jokowi-Jk wajib dijalankan oleh semua pemerintah daerah. Tantangan ini tidak mudah dihadapi oleh pemeirintah pusat tampa ada dukungan pemerintah daerah.Untuk itu Asosiasi Dewan Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) mengelar rapat bersama anggotanya untuk menggali dan menetapkan pokok pikiran yang bersifat regulasi maupun operasional. Masukan ini nantinya disampaikan kepada Pemerintah sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan.
"Seluruh provinsi termasuk lampung saya pikir merasakan dampak krisis ekonomi ini, kita sebagi wakil rakyat harus mampu memberikan masukkan kepada exsekutif baik daerah maupun pusat untuk merumuskan kebijakan yang tepat,"ujar Ketua ADPSI,Asep Rahmatulloh saat rapat ADPSI di bandarlampung.
Asep Rahmatulloh yang juga ketua DPRD Provinsi Banten, mengatakan bahwa Raker ADPSI ini merupakan tindak lanjut Munas (15/5/2015) di Hotel Borobudur Jakarta. Dengan keputusan menetapkan AD/ART Penetapan pengurus 2015-2020, penetapan Sekretaris dan program kerja ADPSI tahun 2015."Sebagai lembaga negara sudah wajib kita memecahkan masalah yakni krisis eknomi, sistem demokrasi melalui pilkada dan pembangunan daerah yang merata,"katanya.
Sedangkan Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Sutoto menjelaskan, Raker dilaksanakan pada tanggal 26 hingga 28 Agustus. Maksudnya untuk menetapkan program kerja ADPSI 2015 dan merumuskan pokok pokok pikiran ADPSI sekaligus tuan rumah pertemuan Tahun 2016. Pertemuan diikuti 17 Ketua/pimpinan DPRD Provinsi, 15 Sekretaris DPRD Provinsi dan 68 pejabat struktural DPRD Provinsi seluruh Indonesia
Acara juga dihadiri Irjen Kemendagri R. Himawan Sugiharto,SH dan Arif Hidayat, Ketua ADPSI Asep Rahmatullah (Dari Provinsi Banten), Wakil III Forkom Sekwan Prov Se-Indonesia Achmadi.
Dikatakannya, melalui wadah Asosiasi ini diharapkan agar Pimpinan DPRD Provinsi se-Indonesia dapat saling bertukar pikiran untuk memecahkan masalah yang muncul di setiap daerah. Pertukaran pikiran dan saling bertukar pengalaman sangat penting untuk meningkatkan peranan DPRD Provinsi dalam menampung aspirasi masyarakat dalam rangka menuju terbentuknya masyarakat yang lebih demokratis.