Unit Pelayanan Sosial Keliling

Lampung Terkini
04/10/2016 02:54:27
954
Unit Pelayanan Sosial Keliling

Pembangunan di Privinsi Lampung terus menggeliat. Tidak hanya dibidang insfrastruktur saja namun disegala bidang antara lain Penyandang Disabilitas yang juga merupakan aset yang perlu ditumbuh kembangkan kemampuannya agar dapat berperan aktif dalam pembangunan. Namun fakta menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih menganggap disabilitas merupakan "aib keluarga" sehingga keberadaannya disembunyikan oleh orang tuanya. Dengan demikian PD akan selalu menjadi beban padahal PD juga memiliki potensi yang bisa dikembangkan paling tidak untuk membantu dirinya sendiri.

Pemprov Lampung melalui Dinas Sosial Prov.Lampung melakukan registrasi, konsultasi dan rehabilitasi dan pelayanan dasar langsung ke masyarakat. Program tersebut dikenal dengan nama program Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK).

UPSK adalah Tim Work yang terdiri dari unsur unsur; Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Para Medis, Psykolog, Instruktur Ketrampilan Dasar, Konsultan Kecacatan (Netra, Tubuh, Bisu/tuli, Mental Retardasi, Mental Psykotic).

Tim UPSK mendirikan Pos Pelayanan di wilayah sasaran selama 7 hari untuk melayani masyarakat secara gratis berupa konsultasi masalah disabilitas, pelatihan ketrampilan dasar, tindaklanjut/rujukan ketempat rehabilitasi vocasional/ketrampilan (Panti Sosial, Loka Bina Karya (LBK), Sekolah Luar Biasa, dll). Disamping itu Tim UPSK berdasarkan data dari PSM langsung mendatangi ke rumah-rumah penyandang disabilitas.

Demikian disampaikan oleh Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Dinsos Provinsi Lampung Sutikno saat wawancara dengan Reporter Radio ASN Dinas Kominfo Prov Lampung pada hari Minggu (3/10/2016) di radio ASN Diskominfo Provinsi Lampung. 

Selanjutnya Sutikno menjelaskan

kegiatan UPSK di Kecamatan Teluk Pandan yang dilaksanakan pada selama 5 hari (19 sd 23 Sept 2016)

dari data 134 orang penyandang disabilitas (PD) dapat ter registrasi/identifikasi sebanyak : 100 orang PD yang tersebar di 9 Desa di Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran yang terdiri dari :

PD. Tubuh sebanyak :   43 orang

PD. Rungu Wicara sebanyak :   17 orang

PD. Mental sebanyak :   25 orang

PD. Netra sebanyak :     2 orang

PD. ganda sebanyak :     1 orang

Lain-Lain :    12  orang

 

Dari data tersebut setelah dilajukan kajian lebih mendalam oleh Tim yang perlu ditindaklanjuti yakni;

Pelatihan Ketrampilan di LBK sebanyak : 10 orang, Pendidikan di

SLB sebanyak : 25  orang dan Bimbingan sosial dan ketrampilan di Yayasan Citra Baru sebanyak 2 orang. Sedang yang lainnya dengan pertimbangan beberapa faktor antara lain usia, tingkat kecacatan, dll hanya perlu mendapatkan alat bantu ataupun bantuan kebutuhan dasar lainnya. 

Masih menurut Sutikno pada acara penutupan UPSK Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Satria Alam secara simbolis menyerahkan alat bantu bagi PD temuan Tim UPSK berupa: Kursi roda u/ dewasa sebanyak 4 unit, Kursi roda u/ anak sebanyak 3 unit, Kruk ketiak sebanyak 5 set, Hearing Aids(alat bantu dengar) sebanyak : 17 unit dan Tongkat Putih (untuk tuna netra) sebanyak 2 tongkat.

 Hasil temuan Tim UPSK disampaikan langsung kepada Pemerintah Kecamatan dan masyarakat setempat pada akhir kegiatan melalui

Saresehan Sosial. Sutikno mengatakan "Sarasehan Sosial yang tujuannya saling memberikan informasi kepada pihak terkait tentang hasil UPSK dan juga rujukan serta rencana tindak lanjut, bersama dengan Tim UPSK, Kader Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Berbasis Masyarakat terdiri dari unsur kecamatan, TKSK, PSM, Tokoh masyarakat / karang taruna / tokoh agama, orsos yang peduli pada penyandang disabilitas" demikian Sutikno mengakhiri Pembicaraannya. (IP/SS).