Umitra Kembali Gulirkan Bea Siswa
Bea Siswa Andi Surya Universitas Mitra (Umitra) Lampung, kembali digulirkan dengan memberikan kesempatan kepada para pelajar yang akan ingin pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, khususnya bidang ilmu komputer dan ilmu ekonomi.
Affan Zaldi, Wakil Rektor III Umitra mengatakan, Bea siswa Andi Surya ini diberikan kepada lulusan sekolah menengah atas yang berprestasi atau kepada mereka yang kurang mampu untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi.
"Tujuan pemberian beasiswa, salah satunya untuk membantu para anak berprestasi namun kurang beruntung dari sisi ekonomi," kata Aldi kepada harianlampung.com, Jumat (19/8).
Ia melanjutkan, bea siswa tersebut telah diberikan lebih dari satu dekade untuk masyarakat Lampung sebagai kepedulian Yayasan Mitra Lampung atas pendidikan anak bangsa.
"Tahun ini beasiswa diberikan untuk institusi AMIK dan A2M untuk membantu keterbatasan masyarakat dalam mengakses pendidikan," katanya. "Pendidikan dipercaya dapat mengangkat harkat dan martabat seseorang sehingga bisa memutus rantai kemiskinan".
Berkenaan dengan komitmen Umitra tersebut, selama lebih dari satu dekade, Bea siswa Andi Surya terus digulirkan untuk memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki potensi akademik untuk mengubah masa depan.
Pada tahun-tahun sebelumnya, penerima beasiswa Umitra ada yang berasal dari keluarga besar FKPPI, keluarga besar pengelola juru parkir di Bandarlampung. Ada juga siswa berprestasi dari pondok pesantren, panti asuhan," paparnya.
Calon mahasiswa yang masih ingin mendapatkan kesempatan bea siswa di Umitra, bisa menghubungi Umitra Information Share (Umish), Jalan ZA Pagar Alam No. 7 Gedungmeneng Bandarlampung.
"Sejauh ini program beasiswa ini sudah meluluskan ribuan sumber daya manusia yang andal. Setiap tahun ada ratusan penerima program ini serta ratusan mahasiswa yang diluluskan dari kampus ini," terangnya.
Aldi juga menyampaikan di kampus mereka juga terdapat beasiswa Bidik Misi, PPA, BBM, dan jenis beasiswa lainnya.
Pada bagian lain, dia menyebutkan soal bea siswa Bidik Misi yang saat ini ada sekitar 13 mahasiswa yang menuntut ilmu di Umitra. Program dari Kemenristek Dikti ini telah memasuki tahun kelima dan dinilai sangat membantu peningkatan prestasi mahasiswa.
Aldi juga menginformasikan, program Orientasi Mahasiswa Baru Umitra (Promitra) akan berlangsung pada September 2016. Program ini wajib diikuti seluruh mahasiswa karena menjadi syarat wajib dalam penyusunan skripsi atau tugas akhir.
Rangkaian kegiatan Promitra tahun ini terbagi dalam beberapa tahap. Diawali dengan pemeriksaan urine, pengambilan atribut, hingga sesi foto untuk pembuatan kartu tanda mahasiswa (KTM).
Menurut dia, tradisi Promitra biasanya diselaraskan dengan panduan dan garis kebijakan dari pelaksanaan orientasi mahasiswa baru yang ditetapkan Kemenristekdikti, dengan beberapa ketentuan materi seperti tentang wawasan kebangsaan selain materi akademik dan seputar kampus, kuliah umum, dan bakti sosial dan lain lain.(HD)