Terjun Payung Raih 3 Emas Pada PON XIX Jawa Barat
Terjun Payung Lampung yang sebelumnya tak diunggulkan berhasil menjadi juara umum dalam ketepatan mendarat di PON XIX Jawa Barat.
Adapun Lampung memperoleh tiga emas dan dua perunggu. Alhasil menjadi juara umum terjun payung di PON XIX Jawa Barat.
Pelatih Terjun Payung Lampung Suprapto mengatakan melebihi target yang diberikan KONI Provinsi Lampung. "Karena targetnya kan 1 emas. Melebihi target," tuturnya.
Dengan 8 bulan persiapan, lanjut dia, tim terjun payung Lampung tak diunggulkan oleh kontestan lainnya. "Kita di Pra PON putra dan putri peringkat enam. Gak diperhitungkan. Lampung ini tidak diperhitungkan dan mengagetkan banyak pihak. Yakin kita dengan tim yang solid. Kita punya tim yang solid," jelas pria yang sehari-hari bertugas di Lanud Astra Ksetra ini.
Masih kata dia, sebelumnya delapan tahun yang lalu tim terjun payung Lampung meraih medali di PON. "Saya lupa medalinya apa dan sekarang hidup kembali setelah vakum. Kita tidak puas sampai disini karena masih ada event-event lainnya. Dengan hasil yang ada saat ini puas," imbuhnya.
Prapto begitu biasa dia disapa menjelaskan akan mempertahankan penerjun yang ada saat ini. "Kami belum tahu untuk tim yang lebih baik. Sebisa mungkin untuk mempertahankannya karena kan sudah pada berkeluarga semua. Kedepan akan mencari penerjun yang bagus. Diinventarisir untuk mencari bibit daerah Lampung," bebernya.
Emas ini, kata dia, untuk masyarakat Lampung. "Kita persembahkan untuk masyarakat Lampung yang selama ini mendukung dan mensupport dengan memberikan doanya," terangnya.
Sementara Manager Terjun Payung Lampung Letkol Arief Budiman mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya. "Alhamdulillah untuk masyarakat Lampung dan khususnya pak Ridho Ficardo medali ini. Bersyukur, luar biasa sekali. Ini anugerah kemenangan seluruh masyarakat Lampung. Yang tidak henti-hentinya berdoa," ucapnya.
Komandan Lapangan Udara Astra Ksetra Menggala Lampung ini selalu melaporkan perkembangan kepada Dansatlak Lampung Kol Inf Joko P Putranto. "Saya laporkan ke dansat. Masyarakat untuk diimbau untuk mendoakannya. Korem, Polda, Lanal, Lanud. Untuk berdoa dalam kemenangan," tuturnya.
Penerjun, lanjut dia, sebelumnya juga telah mengikuti KSAU Cup dan kejuaraan internasional di Manado."Ini juga mereka memang dibina oleh Komite Olahraga Militer Indonesia. Semuanya diluar target tadinya ditiga besar untuk mencuri medali," terangnya.
Dia menambahkan sebelumnya memang Lampung tak diunggulkan. " Kepada pak Gubernur tim ini tetap dijaga agar baik kejurnas dan event selanjutnya bisa berprestasi. Terima kasih kembali kepada bapak Ridho dan jajaran dari dukungan moril dan materil selama ini," tutupnya.(TN)