Puan Maharani Dukung Pemberdayaan Budaya di Lampung
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani direncanakan mengunjungi Provinsi Lampung akhir Oktober ini. Kunjungan tersebut terkait dengan program Pemberdayaan Berbasis Budaya.
Dua agenda yang dijadwalkan yaitu ke Kabupaten Tanggamus untuk melakukan dialog dan mengikuti presentasi dari PT Nestle Indonesia terkait dengan pengembangan Kopi Lampung, selain itu akan mengisi kuliah umum di Universitas Lampung.
Hal tersebut disampaikan Magdalena, Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Kemenko PMK RI ketika beraudiensi dengan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono, Jumat (7/10). di ruang kerja sekdaprov. Turut hadir, Kadis Perkebunan Ediyanto dan Sekretaris BPMPD Sifa Aini.
Pada kesempatan tersebut Sutono menyambut baik rencana kunjungan kerja Menko PMK Puan Maharani ke Provinsi Lampung. Daerah ini mendapat Penghargaan dari Kemenristek Dikti, terkait inovasi pengembangan kopi. "Sebelum Republik Indonesia merdeka, Lampung terkenal akan rempah-rempahnya. Misalnya kopi, lada, cengkeh dan lain-lain," katanya.
Lebih lanjut disampaikannya, 3,5 juta penduduk Lampung sangat tergantung kehidupan ekonominya dari kopi. Oleh karenanya, dia meminta pemerintah pusat membantu menyediakan bibit unggul, terkait program peremajaan tanaman kopi yang sudah tua.
"Jika saat ini petani hanya menghasilkan 1 ton/ha, ke depan pemerintah ingin agar meningkat menjadi 3 ton/ha," katanya.
Momentum kunjungan Menteri Puan diharapkan membawa program bantuan misalnya untuk peningkatan Kelompok Wanita Tani (KWT). Pemerintah Provinsi akan melaksanakan Program bantuan yang mengarah pada kualitas kemasan kopi yang lebih menarik. Sehingga proses pemasaran lebih bisa berkelas.
"Pada Desember mendatang, Pemerintah Provinsi Lampung akan mengadakan Festival Kopi Lampung," ujar Sutono. ( HD)