Pemprov Lampung Perbaiki Jembatan Way Ngison yang Sempat Viral, Akses Warga Kini Kembali Aman
Pringsewu---Pemerintah Provinsi Lampung merampungkan perbaikan jembatan penghubung di Daerah Irigasi (D.I.) Way Ngison, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, yang sebelumnya sempat viral di media sosial akibat kondisinya rusak parah dan membahayakan warga.
Perbaikan jembatan tersebut merupakan bagian dari proyek rehabilitasi D.I. Way Ngison yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung dan baru saja diremikan langsung oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Sabtu (13/12/2025).
Dengan nilai anggaran sebesar Rp 7,8 miliar, proyek rehabilitasi D.I. Way Ngison kini telah selesai dan jembatan dapat kembali dilalui dengan aman oleh masyarakat.
Kepala Dinas PSDA Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, menjelaskan bahwa kondisi jembatan sebelumnya sudah sangat mengkhawatirkan. Struktur papan lantai jembatan nyaris habis, tipis, dan berlubang, sehingga berisiko tinggi bagi warga yang melintas, terutama petani yang setiap hari mengakses area persawahan.
"Jembatan ini sempat beberapa kali viral karena kondisinya sudah hampir tidak ada papannya, bolong-bolong, dan membahayakan. Alhamdulillah sekarang sudah mulus dan aman digunakan," ujar Budhi saat menyampaikan laporan di hadapan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela.
Selain pembangunan ulang jembatan inspeksi yang juga berfungsi sebagai penghubung warga, rehabilitasi D.I. Way Ngison mencakup perbaikan saluran irigasi sepanjang kurang lebih dua kilometer, rehabilitasi struktur bendung, serta pengerukan sedimen di area tampungan bendung untuk mengembalikan kapasitas air.
Budhi menegaskan, proyek ini memiliki dampak strategis bagi sektor pertanian di Kabupaten Pringsewu yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Lampung. Dengan irigasi yang kembali normal, aliran air ke lahan pertanian dapat terjaga secara berkelanjutan.
"Rehabilitasi ini memperlancar layanan irigasi untuk sekitar 1.900 hektare sawah, dengan area terdampak langsung kurang lebih 1.300 hektare," jelasnya.
Budhi Darmawan juga mengapresiasi dukungan masyarakat setempat selama proses pengerjaan berlangsung sehingga proyek dapat diselesaikan tepat waktu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur yang benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat. Semoga fasilitas ini bermanfaat dan mendukung produktivitas petani di sekitar Way Ngison," pungkasnya (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).