Peletakan Batu Pertama LKSA Amanah Bunda

Lampung Terkini
26/01/2017 06:28:53
709
Peletakan Batu Pertama LKSA Amanah Bunda

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni menghadiri acara peletakan batu pertama Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Amanah Bunda (25/01/2016) di Kabupaten Pringsewu.

Dalam arahannya Sumarju mengatakan bahwa kedepan Provinsi Lampung akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera hal tersebut mengingat program-program pembangunan di Provinsi Lampung sudah mulai dirasakan oleh masyarakat antara lain tentang jalan tol transumatera yang akan berfungsi pada tahun 2018, peningkatan status bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional dan bandara pekon serai yang awalnya sebagai bandara perintis akan berubah menjadi bandara domistik.

Dibidang pertanian, Provinsi Lampung merupakan daerah lumbung pangan nasional. Pembangunan industri pariwisata berbasis alam seperti pantai, hutan, gunung, binatang budaya dan kuliner. Disamping itu pembenahan rumah sakit umum Abdoel Moeluk sebagai rujukan terakhir dalam pelayanan kesehatan, dll.

Mantan kadis Kominfo Provinsi Lampung ini mengatakan bahwa ekses yang ditimbulkan dari percepatan pembangunan tersebut yakni bertambahkan permasalahan sosial baik secara kualitas maupun kuantitas. Oleh karena itu partisipasi masyarakat baik dalam panti maupun luar panti sangat diharapkan karena pada hakekatnya permasalahan kesejahteraan sosial merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat. katanya.

Pada kesempatan tersebut Sumarju menyerahkan bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk 10 rumah lansia sebanyak Rp.15 juta. Disamping itu juga menyerahkan paket sembako bantuan dari Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo sebanyak 30 paket untuk 30 orang lansia.

Menurut Ketua Lembaga Kesesejahteraan Sosial (LKS) "Amanah Bunda" Suwandi dalam laporannya mengatakan LKS didirikan pada tahun 2015. Dengan menyantuni penyandang masalah sosial dengan sistem luar panti antara lain Lansia srbanyak 250 orang, anak terlantar 216 anak, anak disabilitas 31 anak, anak balita terlantar sebanyak 48 anak dan juga pembinaan bekas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan/ex napi sebanyak 43 orang.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Arif mengatakan bahwa Kabupaten Pringsewu yang merupakan kabupaten baru, permasalahan sosialnya cukup tinggi baik kecacatan, keterbelakangan, kemiskinan maupun ketunaan. Mengingat keterbatasan anggaran Kabupaten Pringsewu dirasakan tidak mampu untuk membiayai permasalahan sosial yang ada. Oleh karena itu partisipasi masyarakat seperti LKS Amanah Bunda ini sangat diharapkan. tutur Arif. (Ppid-Dinsos).