Pariwisata Lampung Tunjukkan Tren Positif, Tingkat Hunian Hotel Meningkat pada April 2026
Bandar Lampung – Sektor pariwisata Lampung terus menunjukkan perkembangan. Berdasarkan data terbaru periode April 2026, tingkat hunian kamar hotel di Lampung mengalami peningkatan, baik pada hotel berbintang maupun hotel nonbintang. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi penguatan aktivitas pariwisata serta ekonomi daerah.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, mengatakan bahwa berdasarkan rilis resmi BPS Provinsi Lampung (2/6/2026) Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Provinsi Lampung pada April 2026 tercatat sebesar 42,46 persen. Capaian tersebut meningkat 5,51 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month). Peningkatan tingkat hunian hotel berbintang menunjukkan semakin tingginya mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan wisata, bisnis, maupun kegiatan pemerintahan dan berbagai agenda lainnya yang berlangsung di Provinsi Lampung. Tren ini juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan wisatawan terhadap destinasi dan fasilitas akomodasi yang tersedia di daerah. "Sementara itu, hotel dan akomodasi klasifikasi nonbintang juga mencatatkan kinerja yang positif. Tingkat hunian kamar pada kelompok ini mencapai 25,45 persen, meningkat 2,03 persen poin dibandingkan bulan Maret 2026," ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Kenaikan tingkat hunian pada hotel nonbintang menjadi indikasi bahwa aktivitas wisata tidak hanya terkonsentrasi pada segmen tertentu, tetapi juga menyebar ke berbagai jenis akomodasi yang banyak dimanfaatkan oleh wisatawan domestik maupun pelaku perjalanan dengan kebutuhan yang beragam. Pemerintah Provinsi Lampung menilai perkembangan ini sebagai hasil dari berbagai upaya penguatan sektor pariwisata yang terus dilakukan, mulai dari promosi destinasi unggulan, peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan event daerah, hingga perbaikan infrastruktur pendukung pariwisata.
“Peningkatan tingkat hunian hotel menunjukkan bahwa Lampung semakin dipercaya sebagai destinasi wisata, investasi, dan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional. Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujarnya. Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung optimis kinerja sektor pariwisata akan terus meningkat seiring dengan berbagai agenda promosi daerah, pengembangan destinasi unggulan, serta peningkatan konektivitas yang mendukung pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)