Loka karya Perwanas Membuka Wawasan Kebangsaan

Lampung Terkini
24/05/2016 07:00:00
902
Loka karya Perwanas Membuka Wawasan Kebangsaan

Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Elya Muchtar, Senin (23/05) membuka Seminar dan Lokakarya Wawasan Kebangsaan serta Pelantikan DPD dan DPC Perkumpulan Pergerakan Wanita Nasional (Perwanas) Lampung di ruang Sungkai Gedung Balai Keratun.Acara dihadiri oleh Ketua Umum DPP Perwanas M Suprapti, Ketua DPD Perwanas Lampung Sri Atidah, Kasi Monev Subdit Evaluasi Mediasi Sengketa Ormas Ditjen Polpum Kemendagri Lilik Kriswanto, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Satria Alam serta peserta dari unsur Perwanas, LVRI, MUI, GOPTKI, GMNI, Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia, BKOW Lampung.

Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Elya Muchtar mengatakan,kegiatan semiloka wawasan kebangsaan mempunyai arti dan makna sangat penting, lebih-lebih jika dikaitkan dengan kondisi masyarakat Lampung yang majemuk dan rentan konflik sosial,ujarnya." Ya, diperlukan kewaspadaan dini. Karena, kemajemukan adalah keniscayaan bagi masyarakat Lampung yang sekaligus sebagai modal dasar yang dapat dikelola dan diarahkan dalam rangka membangun daerah agar mencapai kemajuan", kata Elya MUchtar.

Menurutnya, realita dalam dinamika kemajemukan masyarakat Lampung banyak diwarnai oleh konflik-konflik kekerasan, baik konflik sosial vertikal ataupun horizontal.Kejadian tersebut Seperti, yang pernah terjadi di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Selatan, dan Mesuji. Konflik konflik yang terjadi, biasanya berawal dari hal-hal yang sepele, namun apabila diabaikan bisa memicu konflik yang lebih luas, katanya.

Dia menegaskan, berdasarkan data Kepolisian Daerah Lampung sejak Juni Juli 2015, jumlah tindak kriminal kasus curas, curat, curanmor, dan senpi illegal, sebanyak 1.996 kasus. Mencermati kondisi tersebut, diperlukan perhatian dan, penanganan yang serius, terpadu dan berkelanjutan dari penanganan yang sungguh-sungguh, terpadu dan berkelanjutan dari kita semua, baik Pemerintah Daerah maupun Masyarakat" ungkapnya.

Sebagai upaya tersebut, guna mengantisipasi terjadinya konflik, Pemprov Lampung antara lain telah membentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Daerah Provinsi Lampung. Selain itu, upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten / Kota se-Provinsi Lampung dalam menjaga Kerukunan Sosial Kemasyarakatan di Provinsi Lampung, antara lain, melakukan pengembangan kearifan budaya lokal, Pembinaan Kerukunan hidup antar umat beragama,  Peningkatan peran kelembagaan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, terangnya.Elya menambahkan, sasaran strategis dalam mewujudkan upaya tersebut adalah terciptanya masyarakat yang peduli dengan kondisi kerawanan sosial, harapnya. (Hd)