Kondisi Ekonomi Lampung Semakin Baik dan Optimis

Lampung Terkini
16/08/2016 16:39:10
535
Kondisi Ekonomi Lampung Semakin Baik dan Optimis

Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Lampung pada setiap triwulan dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2016 mengalami peningkatan. Yang berarti kondisi ekonomi lampung semakin optimis.

Pada tahun 2015 triwulan II sebesar 102,57; triwulan III sebesar 101,51; triwulan IV sebesar 101,19. Sedangkan pada tahun 2016 pada triwulan I sebesar 101,55; triwulan II sebesar 106, 42 dan diperkirakan pada triwulan ke III sebesar 106,17.

Pada Triwulan II-2016 ITK Provinsi Lampung adalah 106,42. Angka indeks yang berada diatas 100 berarti kondisi ekonomi Prov.Lampung lebih baik dan optimis. Apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yaitu sebesar 101,55. Ada tiga variabel pembentukan ITK yaitu pendapatan rumah tangga; pengaruh inflasi dan volume konsimen barang/jasa. Ketiga variabel tersebut menunjukkan angka diatas 100.
Variabel pendapatan rumah tangga menunjukkan indeks 108,22 yang berarti terjadi peningkatan pendapatan rumah tangga dan lebih optimis dari triwulan sebelumnya.

Variabel pengaruh inflasi menunjukkan indeks 107,80 yang berarti kurang adanya pengaruh inflasi total pengeluaran rumah tangga. Sedangkan tingkat inflasi di Bandar Lampung pada Juli 2016 sebesar 0,53 persen.

Sedang variabel volume konsumen barang/jasa menunjukkan indeks 100,39 yang berarti ada kenaikan jumlah konsumsi barang/jasa.

Berdasarkan ketiga variabel pembentuk ITK tersebut nampak bahwa naiknya kondisi ekonomi konsumen triwulan II-2016 diakibatkan oleh naiknya pendapatan rumah tangga.
Demikian disampaikan Kepala BPS Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum Senin 15/8/2016 di Kantor BPS Provinsi Lampung.

Masih menurut Yeane untuk wilayah Sumatera diseluruh Provinsi nilai indeks diatas 100 yang berarti kondisi ekonomi lebih baik dan optimis dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Demikian juga kondisi ekonomi tingkat nasional juga mengalami peningkatan dengan ITK sebesar 207,93.

Perkiraan ITK Triwulan III-2016 sebesar 106,17. Hal ini berarti kondisi ekonomi triwulan mendatang diperkirakan meningkat akan tetapi tidak seoptimis dengan triwulan II-2016 sekarang. Penyebabnya terlihat dari perkiraan variabel rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi dan pesta/hajatan yang berada pada indeks 98,56. Sementara meningkatnya ekonomi konsumen diperkirakan karena meningkatnya pendapatan mendatang dengan indeks 110,51. Demikian Yeane menutup pembicaraannya. (IP/SS)