Jelang Libur Idul Adha, Tiket Kereta Api Masih Tersedia 60 persen

Lampung Terkini
08/09/2016 02:47:31
600
Jelang Libur Idul Adha, Tiket Kereta Api Masih Tersedia 60 persen

Liburan Idul Adha 1347 H/2016, tampaknya tidak terjadi lonjakan penumpang kereta api. Hingga menjelang lebaran yang jatuh pada 12 September 2016, tiket kereta api (KA) di Stasiun Tanjungkarang masih sekitar 60 persen dari jumlah seat yang disiapkan.

"Saat ini tiket KA masih mencukupi menghadapi libur Idul Adha," kata Manajer Humas PT KA Divre IV Tanjung Karang Muhaimin  di ruang kerjanya, Selasa (6/9).

Menurutnya, berdasarkan data yang ada kesediaan tiket pada tanggal 7 - 8 September 2016 saat ini mencapai sekitar 60 persen dari jumlah seat yang ada baik KA Rajabasa (ekonomi) dan KA Sriwijaya (bisnis-eksekutif) jurusan Tanjungkarang - Palembang.

"Namun karena pembelian tiket ini pakai sistem online maka seiiring waktu berjalan ketersediaan tiket akan terus berkurang," terangnya.

Kemudian, ketersediaan tiket untuk tanggal 9 - 10 September jika dilihat saat ini mulai menipis karena tinggal tersisa antara 15 - 20 persen dari stan formasi yang ada.

"Dan untuk tanggal 11 September tercatat ketersediaan tiket tinggal 40 persen. Sementara pada tanggal 12 September masih banyak hingga 80 persen," jelasnya.

Menurut Muhaimin, lonjakan penumpang yang akan menggunakan jasa angkutan KA untuk pulang kampung, atau berkunjung ke keluarga saat Idul Adha, baru akan mulai terlihat pada 9 September 2016 mendatang.

"Ya kan tanggal 9 September itu, masyarakat yang bekerja pada waktu sore harinya sudah bisa bepergian, untuk pulang kampung atau berkunjung ke keluarga, menikmati liburan Hari Raya Idul Adha," kata Muhaimin, Selasa (06/09.

Menurutnya, PT KAI pun bersiap menambah gerbong, apabila terjadi lonjakan penumpang. Saat ini, KA Sriwijaya hanya memiliki tujuh gerbong, yakni empat gerbong kelas eksekutif, dua gerbong kelas bisnis, dan satu gerbong kereta makan. Saat terjadi lonjakan, gerbong akan ditambah menjadi sembilan gerbong, dengan total 442 kursi.

"Sementara, KA Rajabasa dari sebelumnya enam gerbong, dengan rincian lima gerbong ditambah satu gerbong makan, jadi tujuh gerbong dengan jumlah 678 seat," tandasnya.

Sementara, harga tiket jelang Hari Raya Idul Adha, tidak mengalami kenaikan. "Ya, kalau untuk harga tiket KA tidak akan naik menghadapi liburan Hari Raya Idul Adha mendatang," tutur Muhaimin.

Menurutnya, PT KAI tetap memberlakukan tarif dasar bawah dan tarif dasar atas untuk KA Sriwijaya, yaitu untuk kelas bisnis Rp90ribu sampai Rp165 ribu dan kelas eksekutif Rp160ribu-Rp210 ribu.

"Sementara, harga tiket KA Rajabasa dibanderol Rp32 ribu dan untuk tiket tambahan tidak ada karena sudah disesuaikan dengan jumlah seat yang ada. Jadi bila terjual habis, otomatis sistem tertutup," katanya. (HD)