Gubernur Lampung Buka Musda II JMSI, Tegaskan Media Mitra Strategis Pembangunan
BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung Tahun 2025 yang digelar di Ballroom Azana Boutique Hotel, Minggu (21/12/2025).
Musda ini diikuti puluhan pimpinan media siber anggota JMSI Lampung dan menjadi forum strategis konsolidasi organisasi menjelang masa kepengurusan 2025–2030. Selain agenda pemilihan ketua, Musda juga membahas rekomendasi peran pers dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa media siber memiliki posisi penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan mengawal pembangunan secara transparan. Ia menyebut JMSI Lampung sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
"Sebanyak 80 media siber yang berhimpun di JMSI Lampung bukan sekadar angka, tetapi kekuatan besar untuk membangun optimisme publik dan mengarahkan cara pandang masyarakat," ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, tantangan utama media saat ini bukan lagi kecepatan, melainkan akurasi, integritas, dan kedalaman informasi di tengah derasnya arus digital. Karena itu, komitmen JMSI mendorong profesionalisme dan uji kompetensi wartawan dinilai sebagai langkah menjaga kepercayaan publik.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan media dalam mengawal kebijakan, menyampaikan program pembangunan, serta mengangkat potensi daerah secara berimbang. "Ketika kepercayaan publik tumbuh, pembangunan akan lebih mudah bergerak,' katanya.
Ketua JMSI Pusat Teguh Santosa dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal. Ia menyebut Gubernur Lampung sebagai sosok pemimpin muda yang visioner, religius, dan energik.
"Saya percaya, dengan kepemimpinan Pak Gubernur, Lampung akan lebih dahulu menjadi Lampung Emas sebelum Indonesia Emas," ucap Teguh disambut tepuk tangan peserta Musda.
Teguh juga menjelaskan bahwa Musda merupakan amanat Munas JMSI agar seluruh pengurus daerah menyelaraskan periode kepengurusan. Selain memilih ketua, Musda diminta menghasilkan rekomendasi strategis untuk menghadapi tantangan industri pers, termasuk persaingan dengan media sosial dan maraknya disinformasi.
Sementara, Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan dalam laporannya menyampaikan bahwa Musda II diikuti seluruh pengurus cabang JMSI di kabupaten dan kota se-Lampung. Ia menegaskan komitmen JMSI Lampung untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan Forkopimda.
"Kami meyakini pers yang sehat akan melahirkan demokrasi yang kuat, dan demokrasi yang kuat akan mendorong kemajuan Provinsi Lampung," ujar Ahmad Novriwan.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima Anugerah Kepemimpinan Visioner dan Peduli Umat dari JMSI Provinsi Lampung. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua JMSI Pusat Teguh Santosa.
Penghargaan itu diberikan atas kepemimpinan Gubernur Mirza yang dinilai berhasil mendorong inovasi di sektor ekonomi dan layanan publik, serta kepeduliannya terhadap pembinaan umat. Gubernur Lampung juga diapresiasi atas kontribusinya dalam mendukung terselenggaranya ijtima ulama dunia dan penguatan nilai religius dalam pembangunan daerah. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).