Gubernur: Jurnalis Berikan Kontribusi Bagi Pembangunan

Lampung Terkini
10/02/2016 07:00:00
1006
Gubernur: Jurnalis Berikan Kontribusi Bagi Pembangunan
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo berharap pada momentum Hari Pers Nasional agar insan pers selalu tetap dipercaya masyarakat sebagai corong informasi dan semoga insan pers dapat selalu menghadirkan informasi yang berimbang dan faktual sehingga informasi yang disajikan akan baik dan berguna bagi pembangunan di Indonesia, lebih khusus untuk pembangunan yang sedang dilaksanakan di Provinsi Lampung.
 
Tampak hadir dalam acara puncak peringatan Hari Pers Nasional tahun 2016 yang berlangsung di Mandalika Resort Lombok Nusa Tenggara Barat sejumlah Menteri dari Kabinet Kerja, Para Pimpinan dan Pejabat Kementerian dan BUMN, Petinggi TNI dan POLRI, para Kepala Daerah di Indonesia, Duta Besar dan Utusan dari Negara-negara Tetangga, Tokoh Pers, pemilik perusahaan media dan para jurnalis yang berasal dari daerah di wilayah se Indonesia.
 
" Kalangan jurnalis harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di daerah, terutama di provinsi Lampung, jadikan hubungan sinergitas antara pers bersama pemerintah " kata Ridho.
 
Menurutnya, saat ini provinsi Lampung sedang giat giatnya membangun dari berbagai sektor, baik sektor pertanian,pariwisata terlebih sektor bidang Insfratruktur jalan dan jembatan, sehingga kita berharap laju perekonomian masyarakat semakin membaik, maju dan sejahtera, harapnya.
 
Sementara, Presiden RI Joko Widodo mengatakan, pers harus mampu memberikan stimulan optimisme dalam sebuah pemberitaan, hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo selasa (09/02) saat memberikan sambutan pada puncak perayaan Hari Pers Nasional tahun 2016.
 
Presiden Jokowi juga mengatakan "kita harus bersyukur karena beruntung hidup di era kemerdekaan dan kebebasan pers, dimana pers dijadikan sebagai kontrol sosial, masyarakat setiap hari diberikan informasi,opini dan data yg beragam. Tentunya hal ini memberikan manfaat tersendiri bagi masyarakat selaku penerima informasi" katanya.
 
Presiden Jokowi juga mengisyaratkan,kiranya insan pers melalui pemberitaan-pemberitaan yang disajikan kepada masyarakat dapat menciptakan kondisi yang mendorong dalam membangun etos kerja masyarakat dan produktivitas masyarakat, bukan sebaliknya mempengaruhi masyarakat menjadi pesimis akan menghadapi suatu keadaan, ucapnya.
 
Presiden Jokowi juga berpesan "saya meminta kepada jurnalis untuk tetap mengedepankan kepatuhan kepada kode etik jurnalistik, terkadang muncul berita yang tidak berimbang, terdapat pula berita dicampur adukan pada opini dan fakta. Dahulu pers ditekan pemerintah sekarang pers menekan pemerintah, tetapi disadari saat ini yang menekan pers adalah industri media itu sendiri karena adanya persaingan dalam bisnis media di Indonesia, tutupnya. (HD)