Gubernur Gelar Diskusi Dengan 100 Kepala Desa Penerima Dana Gerbang Desa Saburai
Gubernur Lampung Ridho Ficardo adakan Kordinasi dan diskusi dengar masukan dari 100 Kepala Desa penerima Dana Gerakan Membangun Desa Sai Bumi Ruwa Jurai (Gerbang Desa Saburai) yang digulirkan oleh Pemprov, di Resto Hotel Whiz, Bandar Lampung, Rabu Malam (1/6/2016).
Gubernur memberikan arahan dan motivasi semangat membangun kepada kepala desa yang hadir. Gerbang Desa dijelaskannya adalah kebijakan untuk mengentaskan kemiskinan dan mengangkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
"Hampir setengah penduduk Lampung tinggal di pedesaan. Maka kami fokuskan kebijakan untuk pengentasan kemiskinan dan menyejahterakan masyarakat di desa sesuai dengan yang pemerintah pusat lakukan, yakni membangun Indonesia dari pinggir, yang artinya dari desa." Jelas Gubernur.
Jumlah dana Gerbang Desa pada tahap awal yang bergulir di tahun 2015 senilai 100 juta untuk 30 desa tertinggal yang ada di Lampung. Pada tahap awal ini, menunjukan geliat yang cukup positif, kesejahteraan dan penurunan kemiskinan berdampak langsung. Hingga akhirnya Pemprov Lampung menerima penghargaan dari Kementrian Desa dan Daerah Tertinggal atas Program Gerbang Desa Saburai tersebut.
Kabar cukup menggembirakan juga disampaikan BPS, bahwa Pemprov Lampung dengan berbagai programnya, salah satunya Gerbang Desa Saburai berhasil menurunkan tingkat kemiskinan di Lampung, bahkan melampaui Sumsel. Serta Lampung menempati posisi kedua dalam lonjakan pertumbuhan di Pulau Sumatera.
Bahkan, Daya Saing Provinsi Lampung naik drastis dari posisi ke-25 menjadi ke-18. Geliat positif ini menurut Gubernur hanyalah permulaan, kedepannya akan menjadi momentum lompatan yang lebih tinggi lagi ketika semua pembangunan memasuki tahap 'pembuahan' yang memiliki multiplier effect.
Pada tahun 2016, Pemprov kembali meningkatkan anggaran Gerbang Desa Saburai. Yakni, Pemprov mengalokasikan 300 Juta untuk 100 Desa. Kemudian, program ini akan ditingkatkan pada 2017 dengan target sebanyak 130 desa tertinggal, lalu tahun 2018 sebanyak 150 desa tertinggal. Sehingga total desa tertinggal yang akan dientaskan sejumlah 380 desa yang ada di Provinsi Lampung.
Pemprov Targetkan, pada 2019, 380 desa tertinggal yang ada di Lampung akan keluar dari ketertinggalannya dan kesejajteraan masyarakat pedesaan terangkat. Selain membahas Gerbang Desa, Gubernur juga melakukan diskusi untuk mendengar aspirasi, masukan, dan keluhan para Kepala Desa yang hadir. Para Kepala Desa sangat antusias menyampaikan aspirasinya.
Seperti Dasikun, Kepala Desa Tanjung Sari, Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat, yang berharap program ini terus berlanjut dan ditingkatkan.
"Harus dilanjutkan, ditingkatkan, sangat mendukung agar program ini bisa berlanjut. Semua masyarakat di desa mendukung program bapak Gubernur ini. Kalo bisa jumlah dana dan desa juga ditingkatkan, sehingga merata." Ujar Dasikun. (RA)