340 Pendamping dan Operator Program Keluarga Harapan Ikuti Bimtek
Pemerintah Provinsi Lampung melakukan berbagai upaya untuk mengurangi kemiskinan penduduknya. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung jumlah penduduk miskin di Lampung pada Maret 2015 mencapai 1.163,49 ribu orang (14,35 persen), bertambah 19,6 ribu orang (0,14 persen) dibandingkan dengan penduduk miskin pada September 2014 yang sebesar 1.143,93 ribu orang (14,21 persen).

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui Program PKH dengan sumber anggaran dari APBN Kementerian Sosial RI. Program tersebut guna membantu biaya pengeluaran bagi rumah tangga sangat miskin. PKH dikenal juga dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bersyarat. Adapun salah satu persyaratannya yakni rumah tangga sangat miskin; hamil, menyusui, memiliki anak balita, memiliki anak yang baru mengenyam pendidikan dasar.
Berdasarkan informasi Koordinator Wilayah (Korwil) II PKH Provinsi Lampung Slamet Riyadi; jumlah penerima PKH s.d Bulan September 2016 sebanyak 145.721 RTSM dengan jumlah pendamping dan operator sebanyak 1.005 orang.
Oleh karena itu Kementerian RI melaksanakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) kepada 340 orang pendamping pada tanggal 14 sd 18 September 2016 di Hotel Horison Bandar Lampung. Adapun Pendamping lainnya telah mengikuti Bimtek serupa pada tahun lalu. Kata Slamet Riyadi.
Menurut Mardi selaku Ketua Tim Fasilitator Kementerian Sosial RI yang juga mantan Direktur Fakir Miskin Kemensos RI mengatakan design Bimtek ini terdiri dari rangkaian materi kelas, simulasi serta Praktek Belajar Lapangan (PBL) dengan narasumber dari Kemensos RI dan Dinsos Prov. Lampung. Dengan kombinasi teori dan praktik tersebut, diharapkan proses bimtek menghasilkan SDM yang handal dalam melaksanakan pendampingan. Masih menurut Mardi
Target penerima PKH Nasional tahun ini sebanyak 6 Juta RTSM. Sedangkan di Provinsi Lampung, penambahan peserta PKH 2016 akan diketahui setelah dilaksanakannya kegiatan validasi calon peserta PKH kira-kira sebulan kedepan, pungkasnya. (IP/SS)