Wagub Bachtiar Minta Seminar SNEI Lahirkan Konsep Ekonomi Syariah

Image
30 Agustus 2018
Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri berharap melalui Seminar Nasional Ekonomi Islam (SNEI) mampu mendukung dan menumbuhkan wawasan, pengalaman serta mendorong kreativitas dalam melahirkan suatu konsep/sistem ekonomi syariah untuk kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri pada saat membuka acara Seminar Nasional Ekonomi Islam dengan tema peran asuransi Syariah dalam pengembangan potensi ekonomi dan keuangan Syariah di Lampung, yang dilaksanakan di Auditorium KH. Ahmad Dahlan, Lantai 3 kampus UM Lampung, Selasa (28/8).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Bachtiar menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Basional ini.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya  mengapresiasi dan mendukung acara ini dalam rangka melahirkan suatu konsep/sistem ekonomi syariah di Lampung," kata Bachtiar Basri.

Ia menjelaskan jika kita membicarakan tentang syariah,  tentu kita harus siap melakukan pengorbanan.

Karena apapun hasil yang kita peroleh,  sekitar 2,5% adalah milik orang lain.

"Seminar ini akan berjalan baik, dan ada satu hal yang harus ditanamkan, bahwa kita sebagai seorang muslim harus menapaktilasi semangat pengorbanan tersebut," jelas dia.

Lebih dari itu, Wagub Bachtiar berharap semua pihak terkait dapat bersinergi dan menindak lanjuti apa yang diperoleh dari seminar nasional ini.

Sehingga Lampung dapat menjadi garda terdepan dalam hal ekonomi syariah.

"Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan sistem/konsep ekonomi syariah yang baik, sehingga Lampung dapat menjadi yang terdepan terkait ekonomi syariah.

Dan UM Lampung diharapkan mampu menjadi embrio tumbuhnya ekonomi syariah di Lampung," harap Bachtiar Basri.



Sementara, Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI), Nurul Huda, menjelaskan Seminar Nasional Ekonomi Islam merupakan program kerja yang terus digulirkan dari satu Provinsi ke Provinsi yang lain.

"Kegiatan ini sudah dilaksanakan di Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa.

Saat ini, kegiatan ini dilaksanakan di Sumatera," jelas Nurul Huda.

Nurul Huda berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh para peserta dengan baik,  dalam rangka mengedukasikan ekonomi syariah kepada Masyarakat.

"Semoga kegiatan ini memperoleh ridha Allah SWT, sehingga kegiatan ini dapat berjalan sebagaimana mestinya," harapnya.

Disisi lain, Rektor UM Lampung Dr. Dalman memberikan apresiasi dan mendorong penuh atas terselenggaranya seminar Nasional ekonomi syariah.

"Alhamdulillah kita bisa melaksanakan seminar ini, dalam rangka untuk mengedukasikan kepada masyarakat Lampung, khususnya para pelajar/mahasiswa, karena edukasi ini harus dikenalkan kepada masyarakat sejak dini," jelas Dalman.

Ia menjelaskan bahwa sudah saatnya masyarakat Lampung untuk dapat memahami tentang perbankan syariah, hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang masih ragu dengan perbankan syariah.

"Ini adalah peluang baik untuk memahami terkait ekonomi syariah.

Untuk itu, diharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan seminar Nasional ini dengan baik," harap Dalman.

Acara seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber pilihan, diantaranya Moch. Muchlasin (Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan IKNB DPP IAIE/Direktur IKNB Syariah OJK), Awang Muda Satria (Senior Executive Curriculum Development Prudential Indonesia), Dr. Ayi Ahadiyat (Ketua ISEI Lampung), dan Ketua OJK Lampung Indra Krisna. 

(her)

Bagikan