UPTB Gelar Razia Pajak Ranmor Mati

Image
14 Maret 2017
Guna mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan UPTB Pendapatan Wilayah I Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Selasa (14/3), melakukan razia kendaraan yang telah mati pajaknya di Jln Pangeran Antasari dan Jln Gajah Mada, Tanjungkarang Timur.
 
Ketua UPTB Pendapatan Wilayah I Bapenda Provinsi Lampung, Putri Kartarina, S.Sos, MM, memimoin lansung razia tersebut di-back up aparat Polsek Tanjungkarang Timur, bahkan Kapolsek Kompol Fanny Indrawan, SE, ikut turun ke jalan.
 
Diterangkan Putri kegiatan razia kendaraan itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat pemilik kendaraan untuk membayar pajaknya. 
 
"Langkah razia ini untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan. Alhamdulilah, dari ratusan pengguna kendaraan yang pajaknya mati, akan segera membayar ke samsat-samsat yang ada di wilayah Bandarlampung," kata dia.
 
Dikatakan, dari gelar razia sadar membayar pajak kendaraan yang dilaksanakan sejak pukul 08 sd 11.30 wib pada dua ruas jalan protokol itu, berhasil dijaring ratusan kendaraan, baik roda empat maupun roda dua.
 
"Saat kami menggelar di Jln Antasari, terjaring 217 unit kendaraan yang mati pajaknya. Sedang di Jln Gajah Mada dijaring 197 unit kendaraan. Inshaallah para pemilik kendaraan tersebut akan segera melakukan kewajibannya dalam membayar pajak," ujar Rina yang didampingi seluruh pejabat dan staf dari UPTB Pendapatan Wilayah I Bapenda Provinsi Lampung.
 
Ditambahkan, aksi razia sadar membayar pajak kendaraan semacam ini rutin dilakukan pihaknya. Dimana pada tahun 2016 silam dilaksanakan di beberapa ruas jalan protokol di wilayah Tanjungkarang Barat.
 
"Ini kegiatan rutin, soal kapan dan dimana akan dilaksanakan nantinya, kami kordinasikan terlebih dulu dengan jajaran Polri, sehingga pelaksanaan razia bisa berjalan lebih maksimal," tutur Rina seraya mengharapkan dengan kegiatan semacam ini akan makin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraannya yang berimplikasi pada peningkatan PAD Provinsi Lampung. (SJ)