Unila Tambah 114 Dosen Non-PNS

Image
08 Agustus 2017

Universitas Lampung (Unila) menambah 114 dosen non-PNS (pegawai negeri sipil) untuk memenuhi nisbah dosen perguruan tinggi.

Surat keputusan (SK) kontrak perjanjian kerja untuk 114 pegawai tetap non-PNS, ditandatangani Rektor Unila, Hasriadi Mat Akin di Rektorat Unila, pada Rabu pekan silam.

Kabag Kepegawaian Apandi, mengatakan, ke-114 orang tersebut telah melalui penyaringan kelayakan persyaratan dari 161 dosen kontrak di delapan fakultas dan satu BP-MKU yang mengajukan usulan pembuatan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK).

Ke-114 dosen tetap non-PNS tersebut terdiri dari 109 dosen pengusul utama, dua orang pengusul dari dosen purnabakti, dan tiga dosen kontrak yang telah ber-NIDN namun telah lepas dari homebase asal.

"Masih tersisa 47 dosen kontrak yang belum bisa ikut dalam gelombang pertama pengusulan NIDK ini. Di antaranya karena dosen yang bersangkutan masih berijazah S1, telah ber-NIDN, masih terdata di homebase PTS asal, atau tidak mengirimkan usul NIDK,” ujarnya.

Terpisah, Hasriadi  mengatakan, Unila tahun 2025 secara konsisten akan bertransformasi dari teaching university menjadi research university dan menargetkan menjadi 10 terbaik dari 4.000 perguruan tinggi di Indonesia. Dan dalam hal ini dosen merupakan salah satu kunci sukses untukmencapai target Unila tersebut.

"Para dosen itu wajib melakukan riset karena dengan riset mereka akan mengikuti perkembangan ilmu sehingga materi pembelajaran yang disampaikan pun akan selalu update. Guna menunjang hal itu," katanya.

Menurutnya, Unila saat ini berupaya memberikan nomor identitas kepada seluruh dosen kontrak yang memenuhi syarat untuk dapat diajukan dalam rangka memeroleh NIDK. Hal itu mengacu pada Permenristek Dikti Nomor 2 Tahun 2016 tentang Perubahan Registrasi Pendidik Pada Perguruan Tinggi.

Hasriadi mengungkapkan, Unila berharap dosen-dosen yang sudah terpilih dapat membantu mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2025. Ini merupakan tugas berat, namun setiap dosen harus benar-benar fokus berjuang meregenerasi Unila hingga ada di posisi 10 besar nasional.

"Silakan tingkatkan kualitas kinerja akademik, mutu lulusan Unila, dan kembangkan pula publikasi Unila di mata nasional dan internasional,” tutupnya. (HD)