Seminar Nasional Pertemuan Ilmiah Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia

Image
11 Oktober 2017

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mewujudkan ketahanan pangan lewat berbagai inovasi pangan. Salah satunya beras Siger Mas dan pembudiayaan ayam prebiotic. Selain itu, sejak2015 Pemerintah Provinsi Lampung mengembangkan Desa Mandiri Pangan di 97 desa di 14 kabupaten/kota dan pengembangan lumbung pangan masyarakat.

"Kita berharap para ahli teknologi pangan ini bisa memberikan kontribusi dan terobosan baru dibidang pangan, sehingga bisa menciptakan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman,” kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, melalui Sekretaris Daerah Provinsi, Sutono, pada Seminar Nasional Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PAPTI) Tahun 2017, di Ballroom Novotel Lampung, Selasa (10/10/2017).

Menurut Sutono, teknologi pangan merupakan ilmu yang sangat bermanfaat untuk mewujudkan kemandirian pangan. Teknologi pangan sangat penting untuk kemakmuran karena Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah.

Dia berharap, pengembangan teknlogi pangan dapat mengurangi tingkat konsumsi beras di masyarakat melalui diversifikasi pangan. "Generasi muda harus dipersiapkan jenis makanan yang beragam, aman, dan bergizi. Saya yakin di tangan para ahli pangan kita mampu menjadi negara yang mandiri dan berdaulat serta meningkatkan daya saing produk lokal dipasar global," kata Sutono.

Seminar tersebut mempresentasikan 210 makalah penelitian teknologi pangan. Kemudian diseleksi dan diterbitkan pada jurnal internasional terindeks Scopus atau jurnal nasional PATPI seperti Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, Agritech, Jurnal Teknologi Pertanian, dan Indonesian Food and Nutrition Progress.

Pada kesempatan itu, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila), Irwan Sukri Banuwa, mengatakan kegiatan ini dapat mewujudkan kedaulatan pangan. Seminar diharapkan dapat memberikan kontribusi bukan hanya Lampung tapi juga untuk Indonesia.

Sedangkan Ketua PAPTI Cabang Lampung, Ridit Pambayun, mengatakan pihaknya menggelar Lomba Inovasi dan Teknologi Pangan bertema 'Peran generasi muda dalam inovasi dan aplikasi teknologi tepat guna untuk mewujudkan ketahanan pangan', di Aula Pertanian Unila, Sabtu (7/10/2017). Pada lomba itu, Unila berhasil meraih Juara III Lomba Inovasi dan Teknologi Pangan dan tingkat SMA, Juara I diraih SMA Negeri I Seputih Mataram, Lampung Tengah.

Bagikan

Berita Terbaru

Post

Gubernur Berikan Tali…

13 Desember 2017
Post

Pemprov Targetkan 1…

13 Desember 2017
Post

Gubernur Ridho Jenguk…

13 Desember 2017
Post

Persiapan Lampung Fair…

12 Desember 2017
Post

Bappeda Provinsi Lampung…

12 Desember 2017

Kurs Dolar