Rilis Jadwal Festival Krakatau 2017

Image
09 Agustus 2017

Festival Krakatau (LKF) kembali dihelat oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Mengusung tema The Glory Of Lampung Crown (Kemuliaan Mahkota Lampung), pada 25-27 Agustus 2017 mendatang, event ini diharapkan dapat menarik wisatawan hingga 30 ribu orang.

Kepala Dinas Pariwisata Budiharto, menjelaskan festival ini akan dilangsungkan di beberapa tempat, yakni di Lapangan Saburai Bandar Lampung dan Gunung Anak Krakatau, Lampung Selatan. Ia menjanjikan festival tahun ini akan lebih fokus dan tertata.

Salah satu rangkaian acara LKF, yaitu Lampung Tapis Carnaval. Acara ini berbentuk arak-arakan yang bersifat apresiatif, atraktif, demonstratif, kompetitif, dan spektakuler. Selain itu, pelaksanaan Lampung Tapis Carnaval akan berbeda. Barisan peserta diikuti oleh marcing band serta gajah dari Taman Nasional Way Kambas.

“Tahun lalu, temanya Tuping sehingga konsepnya para peserta menggunakan topeng. Tahun ini, tidak lagi pakai konsep itu,” ujar Budiharto, di Aula Dinas Pariwisata Lampung, Jumat (4/8/2017).

Adapun rute parade mulai dari Lapangan Saburai ke Jalan Ahmad Yani-Jalan Kartini-Jalan S Parman-Raden Intan-kembali ke Lapangan Saburai. Rute ini diperkirakan sepanjang 2,8 kilometer.

Selain itu, diadakan tour Gunung Anak Krakatau (GAK), band competition, Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional atau Krakatau Award, dan area permainan tradisional Lampung untuk anak-anak. Kemudian, kuliner Lampung tradisi dan kontemporer, pameran foto Lampung dahulu dan kini, serta gitar klasik Lampung dan tari kontemporer.

Kegiatan yang dikelola Event Organizer Diandra itu dimeriahkan penampilan band-band lokal Lampung, kolaborasi hiphop dan beatbox ala Lampung, demo masakan tradisional oleh Cher ala Lampung, serta bintang tamu Five Minutes Band.

“Kami undang Five Minutes untuk lebih menarik minat masyarakat agar datang dan bertahan di lokasi acara. Namun demikian, kami tetap lebih menonjolkan penampilan-penampilan yang bernuansa budaya Lampung,” ujarnya.

Asisten II Pemprov Lampung, Adeham mengatakan pelaksanaan kegiatan ini harus jangan hanya kegiatan seremonial semata.

“Bagaimana upaya usaha agar masyarakat Lampung yang jumlahnya 9,5 juta jiwa dari kota sampai pelosok dapat menikmati festival ini. Minimal senang dan memberi dorongan Pemda untuk terus berkiprah melaksanakan festival ini di tahun-tahun mendatang,” singkat Adeham.

Bagikan

Berita Terbaru

Post

Gubernur Lampung Tinjau…

14 Desember 2017
Post

KI Lampung Gelar…

14 Desember 2017
Post

Workshop Mutu Tenaga…

14 Desember 2017
Post

Gubernur Ridho Hijaukan…

14 Desember 2017

Kurs Dolar