Program Lampung Terang 2019

Image
19 Maret 2017

Pemerintah Provinsi Lampung mampu mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan dan melalui program “Menuju Lampung Terang 2019” juga akan menjadikan daerah-daerah di Provinsi Lampung yang lebih sejahtera. Hal tersebut dinyatakan Gubernur Ridho Ficardo menanggapi diresmikannya penggunaan Pembangkit Mobile Power Plant (MPP) Tarahan 4x25 Mega Watt di Katibung Lampung Selatan, Sabtu (18/03/2017).

Menurut Ridho, kondisi kebutuhan energi bagi kegiatan bisnis dan industri yang sedang dan sudah berkembang di Propinsi Lampung dapat dipastikan. Kebutuhan energi akan menjadi faktor utama berkembangnya usaha bisnis dan industri tersebut.

"Apalagi dalam rangka mendorong sektor pariwisata, sebagai salah satu sektor unggulan propinsi Lampung, pasti selain membutuhkan pasokan energi bagi hotel, sektor industri dan perdagangan rakyat pun memerlukan energi. Dengan penambahan pasokan daya listrik saat ini memang belum bisa dikatakan aman tetapi setidaknya beroperasinya Pembangkit Mobile Power Plant (MPP) dengan Kapasitas 4x25 mega Watt kali ini menununjukkan keseriusan kita dalam rangka pengembangan berkelanjutan untuk Provinsi Lampung yang semakin terus tumbuh kembang." Jelas Ridho.

Ridho berharap, kerjasama antara Pemerintah Daerah dan PT PLN (Persero) Distribusi Lampung akan terus meningkat dan semakin sinergis. "Sinergitas kita kedepan adalah kunci kesuksesan 'Menuju Lampung Terang 2019'. Infrastruktur yang disediakan oleh Pemerintah Daerah merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung rencana pengembangan dan pembangunan kelistrikan di Provinsi Lampung." Tegas Ridho.
( Tim Media MRF )

 

Program Lampung Terang 2019

Image
23 Mei 2017

Hampir tidak ada kegiatan yang tidak membutuhkan tenaga listrik, terutama dalam rangka pembangunan daerah, demikian disampaikan Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo saat melakukan Launching Program Lampung Terang 2019, bersama PLN Distribusi Lampung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Senin (22/05/2017).

Pemerintah Provinsi Lampung  bersama PLN Lampung  akan mewujudkan Lampung Terang 2019 dengan membangun jaringan listrik untuk 98 desa.

Dalam Launching tersebut Gubernur Ridho mengapresiasi program pembangunan yang dilakukan PLN yang bekerjasama dengan pemerintah daerah menuju Lampung Terang 2019.

Lebih lanjut Gubernur Ridho, menyatakan, hampir tidak ada kegiatan yang tidak membutuhkan tenaga listrik, terutama dalam rangka pembangunan daerah. "Percepatan pembangunan baik dari sisi perekonomian dan maupun pembangunan manusia indonesia seutuhnya membutuhkan tenaga listrik, terutama di pedesaan yang belum tersentuh dan seakan-akan belum merdeka." katanya.

Kemudian di sektor pendidikan yang hari ini sudah terkomputerisasi tentu membutuhkan tenaga listrik, begitu juga di bidang kesehatan.

Daryono, Dirut PLN Distribusi Lampung menyatakan pertemuan ini merupakan bukti nyata dan peran PLN Lampung dalam bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk memajukan Provinsi Lampung agar lebih baik kedepan.

"iklim perekonomian di Provinsi Lampung sudah sangat baik dan kebutuhan listrik sudah sangat tinggi." katanya

Dalam pertemuan tersebut juga di tandatangani MoU antara PLN distribusi Lampung dengan Pemprov Lampung terkait pembangunan infrastruktur, penyaluran dan penataan jaringan listrik untuk mendukung program tersebut.

"2019 harapan kami dapat melistriki seluruh desa di provinsi Lampung." pungkas Daryono.

Adapun program Lampung Terang 2019 ini akan dilakukan secara bertahap, dengan rincian pada tahun 2017 : Kab.Tanggamus 2 desa, Kab.Lampung Barat 17 desa, Kab.Pesisir Barat, Tahun 2018 : Kab.Mesuji 28 desa, Kab.Tulang Bawang 10 desa, Tahun 2019 : Kab.Tulang Bawang 8 desa, Lampung Tengah 3 desa, Pesisir Barat 10 desa, Tanggamus 11 desa, dan Pesawaran 2 desa.

Untuk menuju ke 100 persen desa teraliri listrik dan rasio elektrifikasi 99,97 persen di tahun 2019, pada tahun 2017 ini target PLN Lampung mengaliri listrik ke 26 desa. Salah satunya dengan membangun jaringan listrik bawah laut untuk kebutuhan 6 desa yang terdiri dari 497 KK di Pulau Pisang.
(TMMRF)