Pemprov Lampung Optimistis Februari 2019, Bandara Radin Inten II Penerbangan Perdana Internasional

Image
13 Januari 2019

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung optimistis penerbangan Internasional perdana melalui Bandara Raden Intan II Lampung segera dilakukan. Saat ini, Pemprov Lampung tengah men-support penerbangan ke Airport Singapura dengan meningkatkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan Bandara Radin Inten II sebagai Bandara Internasional.

“Penerbangan Internasional Perdana melalui Bandara Raden Intan II menuju Seletar, Singapura akan segera dilakukan pada Februari 2019. Untuk itu, Pemprov Lampung akan mendorong peningkatan sarana dan prasarana yang diperlukan Bandara Raden Intan II,” kata Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis dalam rapat tindaklanjut dari SK Kementerian Perhubungan 2044 tentang status Bandara Raden Intan II menjadi Bandara Internasional, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung Jum`at (11/1).

Sebagai Bandara Internasional, kata Hamartoni, diperlukan penataan ruang terkait Bea Cukai dan Imigrasi.

“Penataan ruang seperti tempat pemeriksaan imigrasi, kawasan pabean, yang diinginkan pihak imigrasi dan bea cukai akan didesign oleh pihak bandara,” jelas Hamartoni.

Pemprov Lampung juga akan menghibahkan beberapa item yang diperlukan pihak bandara untuk mendukung sarana dan prasarana sebagai Bandara Internasional.

“Sebagai Bandara Internasional, pasti ada pengembangan sarana dan prasarana yang harus dilakukan, dan secara step by step akan terus dilakukan,” ujarnya. 

Dengan naiknya status menjadi Bandara Internasional, Hamartoni juga meyakini secara beriringan embarkasi haji penuh dapat segera dilakukan.

Perwakilan Bandara Radin Inten II, Putri, menjelaskan pihak Bandara sedang kencang-kencangnya meningkatkan sarana prasarana yang dibutuhkan dalam mendukung Bandara Raden intan II sebagai Bandara Internasional. 

“Kami terus melakukan upaya peningkatan sarana prasarana yang dibutuhkan seperti pemasangan partisi di area kedatangan dan keberangkatan, rencana pembangunan tempat pemeriksaan imigrasi, dan usulan kawasan pabean, serta beberapa item yang diperlukan,” kata Putri.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Qodratul Ikhwan, menambahkan semua pihak harus mengupayakan segalanya dengan seksama sehingga penerbangan internasional dapat mengudara. 

“Tata letak penataan ruang akan dilakukan oleh pihak Bandara seefisien mungkin. Beberapa item yang perlu dihibahkan akan dilakukan secepat mungkin, dan kita harus optimis penerbangan perdana dapat segera dilakukan bulan Februari,” ujarnya. 

Qudratul meyakini bahwa secara beriringan embarkasi penuh juga dapat segera berjalan.

Bagikan