Pemprov Ingatkan Waspada Maraknya Modus PUB Berkedok Hadiah dan Uang

Image
12 Juli 2018
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas sosial (Dinsos) Provinsi Lampung  menghimbau masyarakat agar waspada dengan maraknya modus pengumpulan uang atau barang (PUB) dan juga penipuan berkedok undian gratis berhadiah (UGB).

Himbauan tersebut secara rutin  disampaikan oleh Dinsos Provinsi Lampung baik secara konfensional  melalui sosialisasi langsung bertatap muka dengan masyarakat ataupun melalui media media elektronik, media sosial (medsos), leaflet dan media luar ruang (baleho).

Dengan sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat luas memahami tentang prosedur dan tata cara penyelenggaraan undian dan pengumpulan uang/barang. Dengan demikian tidak mudah tertipu dengan iming-iming hadiah yang berkedok undian gratis berhadiah.

Demikian disampaikan  Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni (10/07) saat membuka kegiatan Sosialisasi tentang undian gratis berhadiah dan pengumpulan barang atau barang di Hotel Urban, Pringsewu.

Sebagaimana tertuang dalam UU no 54 th 1954 tentang undian diamanatkah bahwa penyelenggaraan undian harus mendapatkan izin dari Kementerian Sosial RI. Izin undian sekarang ini online yang dapat diupload ke https://simppsdbs.kemsos.go.id.  Pajak penyelenggaraan undian sebesar 10% dari totol nilai hadiah. Pajak tersebut dipergunakan untuk usaha-usaha kesejahteraan sosial.

Sedangkan pengumpulan uang atau barang sebagaimana diatur dalam UU no. 9 th 1961 ditujukan untuk usaha-usaha pembangunan kesejahteraan sosial untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 45. Dengan demikian penyelenggaraan pengumpulan uang atau barang dari masyarakat diperlukan izin terlebih dahulu dari pejabat yang berwenang secara berjenjang sesuai dari lingkup wilayahnya. beber Sumarju Saeni.

Saya berharap,masyarakat lebih ekstra waspada,hampir seriap hari,bahkan setiap bulan tentu masyarakat mendapakan peseb singkat melalui Short Massage Short(SMS) berkedok hadiah uang, hal yang tidak mungkib berkaitan dengan kita itulah yang tidak perlu kita tanggapi, tandas dia.

Diketahui, kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh para Camat, Polisi Pamong Praja, Koordinator PPNS, Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran dan Pringsewu, Tanggamus, ketua forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKS) Lampung, ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Lampung.(HD)

Bagikan

Berita Terbaru

Post

Menkop dan UMKM…

17 September 2018
Post

Pemprov Buka Kuota…

14 September 2018
Post

Dinsos Lampung Ikuti…

14 September 2018
Post

Pj. Sekretaris Daerah…

14 September 2018

Kurs Dolar